Suara.com - Sebanyak 44.747 pemudik meninggalkan kawasan Jakarta menggunakan kereta api pada Selasa (9/4/2024), atau satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Hal itu diketahui berdasarkan data yang disampaikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta.
"Untuk hari ini, penumpang yang berangkat menggunakan transportasi KAJJ (kereta api jarak jauh) sebanyak 44.747 penumpang dengan 75 perjalanan KAJJ," kata Manager Humas Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko lewat keterangannya Selasa (9/4/2024).
Adapun rinciannya sebanyak 19.324 dengan 41 perjalanan KAJJ berangkat dari Stasiun Gambir. Sementara dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 24.681 penumpang dengan 34 perjalanan KAJJ.
Sisanya, kata Ixfan berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 DKI Jakarta.
Keberangkatan tersebut menuju sejumlah wilayah di kawasan Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
"Angka-angka tersebut, masih berkemungkinan berubah mengingat penjualan secara online maupun goshow masih berlangsung sampai dengan jadwal keberangkatan," imbuhnya.
Di sisi lain, Ixfan menyebut pra Angkutan Lebaran (Angleb) 2024, pada 31 Maret sampai dengan 9 April 2024 (H-10 s.d H-1) tersedia tempat duduk sebanyak 438.598 kursi dengan presentasi 95 persen.
"Sampai dengan hari ini, Selasa 9 April 2024 tercatat 416 ribu lebih telah diberangkatkan penumpang mudik dari wilayah daop 1 keberbagai tujuan di Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Barat dengan 77 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) perharinya,” ujarnya.
Baca Juga: Mulai Tangki Air Sampai Mobil Toilet Kabin, PUPR Dukung Mudik Lebaran 2024
Disebutnya, okupansi ketercapaian pada periode angkutan lebaran 2024 mencapai 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Puncak mudik terjadi pada Jumat (6/4/2024) lalu dengan total 47.822 penumpang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka