Suara.com - Pelaksana tugas Ketua Partai Persatuan Pembangunan (Plt PPP) Muhamad Mardiono turut hadir dalam acara halal bihalal Keluarga Besar Partai Golkar di DPP Parrai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.
Pantauan Suara.com dari lokasi, Mardiono yang didampingi Sekjen PPP Arwani Thomafi tiba di Kantor DPP Partai Golkar pada jam 19.17 WIB. Sesampainya di lokasi, ia turut menyapa dan menanggapi pertanyaan awak media terkait kehadiran dirinya.
Sebelumnya, sejumlah elite partai dari koalisi Prabowo-Gibran sudah hadir lebih dulu. Sedangkan, PPP merupakan partai di luar Koalisi Indonesia Maju.
Terkait kehadirannya, Mardiono mengungkapkan bahwa kehadirannya atas undangan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
"Oh iya, halal bihalal kan. Ya (diundang langsung Airlangga)," kata Mardiono, Senin (15/4/2024).
Saat ditanya bahwa kehadirannya menjadi sinyal partai berlambang kakbah tersebut akan bergabung dengan Koalisi Prabowo-Gibran, Mardiono hanya meresponsnya dengan tertawa.
"Ya kalau diundang kan harus hadir. Halal bihalal waktunya kita saling memaafkan," kata Mardiono.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa sejauh ini belum ada undangan untuk PPP bergabung ke kabinet.
Hal ini ia sampaikan merespons pertanyaan kemungkinan kader PPP akan gabung atau tidak dalam kabinet pemerintahan mendatang.
Baca Juga: Airlangga Gelar Halal Bihalal Keluarga Besar Partai Golkar, Keluarga Jokowi Turut Hadir
"Belum ada yang ngundang," kata Mardiono.
Kehadiran Mardiono ini juga disampaikan Airlangga saat mengawali sambutannya. Ia menyebutkan sejumlah pimpinan dan elite partai politik yang hadir
"Ketua Umum PPP, Pak Mardiono," kata Airlangga.
Sebagaimana diketahui bersama, PPP bersama Partai Golkar dan PAN sebelumnya pernah tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu.
Golkar Gelar Halal Bihalal
Sebelumnya, Partai Golkar menggelar halal bihalal di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Didampingi Haris Azhar, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Diperiksa Kejagung Soal Skandal Migor
-
Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028
-
Mafia Proyek Dapur MBG Gentayangan di Jabar, Duit Rp1,9 Miliar Melayang
-
Gagal Massal di SNBT 2026: 600 Ribu Peserta Gugur, UI dan UNS Masih Tak Terkalahkan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo
-
Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG
-
Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera
-
Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius
-
Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG