Suara.com - Pengacara Alvin Lim ikut mengomentari pernyataan Pendeta Gilbert Lumoindong yang menyinggung zakat dan shalat umat Islam hingga bikin heboh media sosial karena dianggap melecehkan.
"Saya beritahukan kepada pendeta tersebut untuk lebih mempelajari agama ya. Anda berdiri di depan mimbar, anda berbicara seperti itu melecehkan saudara-saudara kita yang beragama muslim," ujarnya dalam unggahan video akun X 5t3v3n_Pe9el pada Senin (15/4/2024).
Menurut Alvin Lim, pernyataan Gilbert Lumoindong tersebut bukan hal yang baik, apalagi terlontar dari mulut seorang pendeta.
"Saya juga kristen dan saya beritahukan kepada seluruh umat-umat muslim bahwa perkataan yang dilakukan oknum pendeta tadi tidak merepresentasi seluruh umat Kristen ya," katanya.
Menurut Alvin Lim, urusan beribadah tiap-tiap agama merupakan tidak perlu dicampuri. "Ya kalau mereka merasa dengan seperti itu bisa lebih dekat dengan tuhan mereka, biarkan saja gitu loh ya," tukasnya.
Unggahan video Alvin Lim yang mengomentari pendeta Gilbert Lumoindong seketika mendapatkan tanggapan dari warganet.
"Bagi umat muslim, apa yang dilakukan Pendeta itu hal biasa saja dan tidak menyinggung karena dilakukan di depan jamaatnya bukan di depan umat muslim. Kebetulan saja ada yang upload dan bisa dilihat khalayak termasuk muslim. Seharusnya muslim bisa memahami dan tidak baper," kata warganet.
"Bagimu agamamu, bagiku agamaku," ungkap warganet.
"Setuju dengan Bung Alvin Lim, urus saja Agama masing masing. Dan yang umat yang berdoa dengan kaki dilipat bukan umat Islam saja dalam sholat umat Hindu, Budha juga ada gerakan kaki dilipat dan agak membukukkan badannya, sebagai tokoh agama kasih khutbah yang mencerahkan," ungkap warganet lainnya.
Pendeta Gilbert Lumoindong Minta Maaf
Sebelumnya, usai viral video menyinggung zakat dan shalat, Pendeta Gilbert Lumoindong mendatangi kediaman Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) pada Senin (15/4/2024). Ia pun memohon maaf atas video yang membuat kegaduhan tersebut.
"Pertama-tama sebelum saya lanjutkan kalimat dengan segala kerendahan hati meminta maaf karena kegaduhan yang ada. Karena sebetulnya kita lagi sibuk setelah Pilpres, mau menyambut Pilkada, dan baru saja merayakan Idul Fitri hari raya yang baik, dan umat Kristen baru saja merayakan kebangkitan kristus lalu menyambut kenaikan ke sorga saya pikir ini suasana yang seharusnya baik," tuturnya.
"Untuk itu sekali lagi saya meminta maaf atas segala kegaduhan. Beberapa catatan yang perlu saya garis bawahi yang pertama pasti tidak ada niat saya untuk mengolok-olok apalagi menghina, sama sekali tidak," tambahnya.
Dia mengaku dibesarkan di Kampung Tebet dan rumahnya hanya berjarak 200 meter dari masjid. Ia juga mengaku dibesarkan di SD Dewi Sartika dengan kehidupan yang cukup dekat dengan umat muslim.
"Lalu kemudian beberapa hal juga yang perlu diketahui yg kedua itu adalah ibadah intern yang tidak berlaku untuk umum. Tetapi karena jemaat kita ada dua, ada jemaat gereja, ada jemaat online. Jadi otomatis ada di YouTube kami. Tetapi itu jelas ada tulisan ibadah Minggu. Jadi karena itu sama sekali tidak dimaksudkan untuk umum," jelasnya.
Berita Terkait
-
dr Richard Lee Ngaku Ateis sebelum Mualaf, Pendeta Gilbert Tetap Undang Isi Acara Gereja
-
Lihat Postingan Hotman Paris Dirawat di RS Singapura, Razman Arif Nasution Teringat Mendiang Alvin Lim
-
Tak Pernah Rasakan Kasih Sayang Ibu, Alasan Kate Victoria Mudah Klop dengan Istri Baru Alvin Lim
-
Mualaf, Dokter Richard Lee Padahal Baru Beri Kesaksian ke Pendeta Gilbert Lumoindong
-
Bahas Alvin Lim, Deddy Corbuzier Cs Kena Sentil Kate Victoria Lim: Om Pintar Kan?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader
-
Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai
-
Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu
-
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur
-
Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan
-
Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS
-
Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T
-
Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum