Suara.com - Juru Bicara Mahkamah Konstitusi, Fajar Laksono memastikan Pasangan Capres-Cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar akan hadir saat pengumuman hasil Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK, Senin (22/4) besok.
Fajar menyebut pihak dari Tim Nasional Pemangan AMIN sudah konfirmasi kedatangan paslon tersebut.
"Kalau dilihat dari konfirmasi tadi itu, yang dikirimkan oleh masing-masing pihak kepada kami, paslon 01 itu hadir dalam list kami," ujar Fajar di gedung MK, Minggu (21/4/2024).
Sementara, Capres-Cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD memang sudah menyatakan bakal hadir. Namun, Fajar menyebut pihaknya belum mendapatkan konfirmasi terkait hal ini.
"Kemudian paslon 03 nampaknya tidak ada di dalam list kami, sebagai prinsipal," jelasnya.
Begitu juga dengan pasangan Capres-Cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka juga disebutnya belum dipastikan akan hadir atau tidak.
"Prabowo-Gibran itu yang belum kami terima konfirmasinya," ungkapnya.
Fajar menyebut pihak MK sudah mengirimkan surat undangan kepada pihak pemohon dari kubu 01 dan 03, terkait yakni kubu 02, termohon yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta Bawaslu selaku pemberi keterangan.
"Memang ada yang belum konfirmasi (kehadiran) tapi sebagian besar, sudah," jelasnya.
Kemudian, pihak MK akan menyediakan 14 kursi untuk masing-masing dari pihak pemohon, termohon, terkait, dan pemberi keterangan. Pengamanan juga dilaksanakan di dalam dan sekitaran gedung MK.
"Mekanismenya seperti sidang sebelumnya. Kita memberikan kuota kursi untuk masing-masing pihak itu 14 kursi, termasuk kalo misalnya prinsipal itu hadir," tuturnya.
"Kemudian soal pengamanan, saya kira juga kita selalu koordinasi dgn teman2 kepolisian. Ada layer-layer pengamanan, mulai dari seputaran akses jalan menuju ke MK, kemudian di sekitaran gedung MK, termasuk juga di ruang sidang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya
-
BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid