Suara.com - Tiktoker Galih Loss ditangkap Polda Metro Jaya atas dugaan kasus penistaan agama, Senin (22/4/2024) malam. Pria dengan nama asli Galih Noval Aji Prakoso dikenal lebih aktif bermain di luar lingkungan rumahnya.
“Teman-temannya (Galih Loss) juga sudah pada nikah, jadi dia mah mainnya di luar (lingkungan tempat tinggalnya),” kata salah satu tetangga Galih, inisial A, Rabu (23/4/2024).
A mengaku telah lama mengetahui bahwa Galih aktif menjadi seorang kreator konten. Namun, dia jarang melihat Galih Loss membuat konten di sekitar tempat tinggalnya.
Baca juga:
Menurutnya, sekalipun Galih terlihat di lingkungan sekitar, biasanya hanya sekedar duduk di depan warung milik A.
“Iya sering beli di sini teh pucuk paling itu,“ ucapnya.
A mengatakan, sehari-hari Galih Loss memang belum memiliki pekerjaan dan hanya aktif menjadi kreator konten.
“Ya emang ga kerja, cuma bikin konten doang. Makanya si Galih itu kan bagaimana caranya biar ada pemasukan ya itu bikin konten. Tapi kan konten juga engga tau dibayar apa engga,” ucapnya.
A menyebut, Galih tinggal di kediamannya yang berlokasi di Jalan Swadaya 7, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi sudah puluhan tahun.
Baca Juga: Soal Biaya Layanan Naik, Shopee Pastikan Tak Ikuti Jejak Tokopedia
Baca Juga:
Galih tinggal bersama kedua orangtua dan seorang adiknya yang masih duduk di bangku SMP.
“Galih dari lahir sudah tinggal di sini,” ujar A.
Diketahui, penangkapan Galih Loss berkaitan dengan salah satu konten yang diunggah melalui akun TikTok miliknya, @galihloss3.
"Sudah ditetapkan tersangka dan sudah ditangkap oleh penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak melalui pesan Whatsapp kepada Suara.com.
Galih Loss mengunggah konten yang diduga melecehkan agama Islam. Dalam unggahannya, Galih Loss melontarkan tebak-tebakan kepada seorang bocah.
Berita Terkait
-
Soal Biaya Layanan Naik, Shopee Pastikan Tak Ikuti Jejak Tokopedia
-
Telkom Tanggapi Tuduhan Netizen Terkait Pendapatan Rp9 Triliun dan "Telepon Tidur"
-
Link Tes Ujian Mencintai Diam-Diam Terbaru, Mudah Pakai Format Google Form
-
Nistakan Lafadz Taawudz, Latar Belakang Keluarga Galih Loss Dibongkar Ketua RW
-
Rekam Jejak Galih Loss: Tiktoker Konten Prank Kontroversial Kini Jadi Tersangka Usai Pelesetkan Taawudz
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan