Suara.com - Hotman Paris Hutapea baru-baru ini mengklaim penghasilannya jauh lebih besar bila dibanding dengan pelatih Shin Tae-yong yang baru saja sukses membawa Timnas Indonesia mengukir sejarah di Piala Asia U-23.
Klaim tersebut dilontarkan saat Hotman Paris membawakan program acara HotRoom bertajuk Naturalisasi untuk Prestasi? yang disiarkan di Metro TV.
Dikutip dari channel YouTube Metro TV, Hotman Paris yang tergelitik dengan perdebatan soal kualitas Shin Tae-yong kemudian menanyakan soal gaji pelatih asal Korea Selatan itu ke Exco PSSI Arya Sinulingga.
Beberapa kali didesak, Arya Sinulingga enggan mengungkap berapa gaji sang pelatih hingga kemudian Justin Laksana yang duduk di sebelahnya menyebut nominalnya.
"Rp1 M bang," timpal sosok yang akrab disapa Coach Justin itu seperti dikutip Kamis (25/4/2024).
Seketika itu, Hotman Paris dengan gayanya yang khas menyebut bahwa penghasilan Shin Tae-yong masih kalah dengannya.
"Rp1 M masih kalah dengan Hotman Paris," terang pengacara kondang yang baru saja sukses memenangkan paslon Prabowo-Gibran dalam sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi.
Lalu benarkah klaim itu?
Beberapa waktu lalu Hotman Paris pernah membeberkan mengenai harta yang dimilikinya saat bicara di sebuah stasiun televisi.
Baca Juga: Breaking News: Erick Thohir Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong Hingga 2027
Ia mengaku memiliki kekayaan hingga Rp4,5 triliun.
Diantara sumber kekayaannya yakni berasal dari profesinya sebagai pengacara.
Ia mengaku banyak menangani klien yang berstatus konglomerat. Tak heran bayaran yang diterimanya nilainya fantastis.
Hotman menyebut minim jasanya sebagai pengacara pernah dibayar Rp1,3 miliar. Sementara ia juga pernah mendapat bayaran hingga Rp174 miliar.
Di luar profesinya sebagai pengacara, Hotman Paris memiliki bisnis sampingan di dunia hiburan yakni ada sebanyak 57 club hingga beach club terbesar yang ada di Bali.
Bila ditaksir tentu hasil dari bisnis hiburannya sangat besar mengingat pajak yang ia bayarkan tiap bulannya juga tergolong tinggi yakni bisa sampai Rp30 miliar setiap tahunnya.
Berita Terkait
-
3 Kelebihan Korea Selatan Menurut Shin Tae-yong, Nomor 2 Mau Diacak-acak Timnas Indonesia
-
Hadapi Korea Selatan, Kapten Timnas Indonesia U-23 Berambisi Lolos Olimpiade 2024
-
Hadapi Korea Selatan, Kata-Kata Ini Jadi Bukti Komitmen STY untuk Indonesia
-
Perempat Final Piala Asia U-23: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Lawan Korea selatan, Nathan Jadi Kunci
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia