Suara.com - Massa gabungan dari elemen buruh, mahasiswa dan masyarakat sipil lainnya akhirnya membubarkan diri usai memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di Kawasan Patung Kuda, Jakarta pada Rabu (1/5/2024).
Sebelum membubarkan diri, massa aksi membakar poster Presiden Joko Widodo berukuran raksasa yang terbentang menggunakan balok kayu.
Massa membakarnya tanpa merobek-robek. Api disulut dari sisa makanan dan spanduk lainnya dibakar menggunakan pemantik dari bagian bawah poster.
Seketika, asap hitam membumbung tinggi ke udara akibat aksi pembakaran tersebut. Meski begitu, sejumlah massa lainnya tetap berorasi sehingga menambah semangat pihak yang sedang bermain api.
“Hidup buruh! Hidup Rakyat Indonesia! Hidup perempuan yang melawan!” kata orator dari atas mobil komando.
Meski matahari telah tenggelam di ufuk barat, massa aksi masih tetap bersemangat. Mereka terus berjoget mengikuti irama dari pengeras yang dipasang oleh mobil komando.
Sementara dari arah mobil komando lainnya juga terlihat massa menyalakan suar atau flare membuat semangat massa aksi makin membara. Sejumlah petasan juga ditembakan ke udara para peserta aksi.
"Salam hormat dari kami. Sampai jumpa besok dalam aksi peringatan Pendidikan Nasional," pekik orator.
Sementara itu, massa aksi mulai ikut bergerak mengingukti arah mobil komando yang mulai bergeser meninggalkan area Patung Kuda.
“Dengan ini aksi May Day telah selesai. Sekali lagi salam hormat dari kami,” kata orator.
Sebelumnya, ribuan buruh menggelar aksi May Day di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Dalam tuntutannya, mereka menuntut 2 hal pokok yakni, pencabutan UU Omnibus Law Cipta Kerja, dan peghapusan outsourcing dalam sistem kerja di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia