Suara.com - AARN atau Arif (29) yang merupakan pelaku pembunuhan wanita dalam koper akhirnya ditangkap pihak kepolisian pada Rabu (1/5/2024) di Palembang, Sumatera Selatan. Arif diduga sengaja kabur dan bersembunyi di Palembang lantaran ia akan melaksanakan resepsi pernikahan dengan sang istri, LS yang sejatinya akan digelar pada Minggu (5/5/2024).
Sayangnya, rencana resepsi tersebut terpaksa dibatalkan karena kasus kriminal yang dilakukan Arif hingga menghilangkan nyawa rekan kerjanya, RM (50) yang diduga dibunuh karena permasalahan uang.
Kasus pembunuhan ini bermula ketika Arif yang diduga memiliki hubungan gelap dengan RM mengajak wanita tersebut untuk check in di sebuah hotel di Bandung, Jawa Barat pada Rabu (24/04/2024). Dari hasil investigasi pihak kepolisian, Arif mengaku sengaja menjebak RM untuk merebut uang perusahaan yang akan disetorkan RM ke bank dengan dalih akan mengaudit perusahaan, sebagaimana Arif diketahui bekerja sebagai auditor di perusahaan yang sama dengan RM.
Tak hanya Arif, polisi juga menangkap adik kandung Arif yaitu Aditya (21) yang juga berperan membantu sang kakak dalam pembunuhan ini. Lalu, apa perbedaan peran keduanya? Simak inilah selengkapnya.
Arif jadi dalang dan eksekutor untuk menghabisi nyawa RM
Arif pun menjadi dalang dan eksekutor dengan menghabisi nyawa RM di kamar hotel di Bandung, Jawa Barat. Arif yang mengaku memiliki hubungan gelap dengan RM yang masih berstatus istri dan ibu dari dua orang anak ini pun mengungkap bahwa dirinya membutuhkan uang untuk tambahan persiapan acara resepsinya di Palembang.
Putus asa lantaran tak kunjung mendapatkan uang, Arif pun menjebak RM yang sudah dekat dengannya sejak Desember 2023 dengan meminta RM membawa uang perusahaan dengan dalih akan mengaudit uang tersebut di hotel.
Namun, cekcok pun sempat terjadi lantaran perkataan RM menyakiti hati Arif dan membuat Arif gelap mata. Arif pun akhirnya menghabisi nyawa RM dengan menganiayanya hingga tewas. Tak ingin terlihat membunuh orang, Arif pun membawa jasad RM dengan memasukkannya di sebuah koper hitam.
Peran Aditya bantu kakak buang jasad
Diduga, Arif sudah menghubungi Aditya untuk membantunya membuang jasad RM. Aditya pun datang ke hotel tersebut dan mengangkut koper tersebut. Ia juga menemani sang kakak menuju daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi yang menjadi lokasi penemuan jasad RM di dalam koper.
Usai membuang jasad RM dengan sang kakak, keduanya pun melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Akibat tindakan keji keduanya, Arif dan Aditya pun dibekuk oleh pihak kepolisian dan diganjar pasal berlapis, yaitu Pasal 338, 338, 365 ayat 3 KUHP tentang tindakan pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Potongan Tubuh Istri Ditawari Tetangga, Tarsum Diduga Depresi Mutilasi Yanti Gegara Usaha Jagal Kambingnya Bangkrut
-
Kasus Mayat dalam Koper: Dua Kali Berhubungan Badan, Motif Arif Bunuh dan Buang Rini Dalam Koper karena...
-
5 Fakta Rini Mariany: Korban Tewas Wanita dalam Koper, Sempat Minta Dinikahi Pelaku
-
Rentetan Tragedi Istri Pembunuh Wanita dalam Koper: Ibu Meninggal, Resepsi Pernikahan Batal
-
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Transfer Uang Rp 7 Juta Ke Ibunya, Alasannya Uang Tabungan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun