Suara.com - Enam orang warga Badui Dalam di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dilaporkan terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) setelah dilakukan pengambilan sampel darah mereka.
Hal ini disampaikan Kelompok komunitas Sahabat Relawan Indonesia (SRI).
"Dari enam warga Badui Dalam yang positif kasus DBD itu dilaporkan dua orang meninggal dunia, karena faktor penyerta usia lanjut," kata Ketua Koordinator SRI Muhammad Arif Kirdiat saat dikonfirmasi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Sabtu (4/5/2024).
Keenam warga Badui Dalam itu dilakukan pengambilan sampel darah atas izin tokoh adat Cibeo dengan mendatangi kawasan pemukiman di daerah itu.
Pengambilan sampel darah itu awalnya sebanyak dua orang, namun kembali dilanjutkan empat orang.
Para relawan itu melibatkan tenaga medis perawat dan bidan dengan membawa sampel darah untuk diproses di Laboratorium Kesehatan di Kota Serang.
"Kami saat ini masih melakukan terapi pengobatan dokter ke Badui Dalam di Kampung Cibeo," katanya.
Pihaknya sebagai relawan kesehatan di pemukiman masyarakat Badui tentu selalu siaga untuk melayani pengobatan mereka selama 24 jam di Klinik SRI dengan melibatkan perawat dan bidan juga dilengkapi kendaraan ambulans.
Selain itu juga melakukan pengiriman ke rumah sakit setelah puskesmas di wilayah kerja masyarakat Badui mengeluarkan surat rujukan.
Sebagian besar masyarakat Badui kata Arif, tidak memiliki jaminan kesehatan nasional (JKN) bantuan pemerintah berupa BPJS Kesehatan, sehingga sulit diterima jika dibawa ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.
"Kami membawa pasien warga Badui itu ke RSUD Banten dengan menggunakan SKTM sehingga bebas dari pembiayaan perawatan dan pengobatan," kata Arif.
Sementara itu, Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Djaro Saija mengatakan pihaknya sama sekali tidak mengetahui adanya enam warga Badui Dalam positif terserang DBD, dan dua di antaranya meninggal seperti yang dilaporkan SRI.
Namun, pihaknya memungkinkan penyakit itu pasti ada dimana-mana.
"Kita tidak tahu penyakit itu dan serahkan pada Tuhan dan semoga mereka sembuh," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Sakit DBD, Okky Lukman Sampai Gak Bisa BAB 5 Hari
-
Waspada! Kemenkes Ungkap Jumlah Kasus DBD Tembus 76 Ribu Sepanjang Tahun 2024
-
Kasus DBD di Indonesia Sedang Tinggi, Pencegahan Penyakit Menular dari Nyamuk Perlu Jadi Prioritas
-
Demam Berdarah Sebabkan 475 Kematian Sepanjang Tahun 2024, Waspada Dengue Shock Syndrome yang Mematikan!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?
-
Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO
-
Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK
-
KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri
-
Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali