Suara.com - Publik di platform media sosial dibuat geram dengan video viral yang memperlihatkan aksi pelarangan ibadah dan kekerasan terhadap sejumlah mahasiwa di kawasan Babakan, Cisauk, Tangerang.
Pada video yang beredar viral itu, terlihat kondisi ricuh dan suara teriakan ketakutan dari pada mahasiwa saat sejumlah warga menggeruduk tempat kost mereka.
Video yang diunggah sejumlah akun sosial media seperti akun Permadi Arya terlihat suasana kawasan tersebut mencekam saat sejumlah warga diduga melakukan aksi kekerasan dan melarang para mahasiswa menggelar ibadah di dalam kostan.
Baca juga:
Pada narasi video yang diunggah, Permadi menyebutkan bahwa ada mahasiwa yang mengalami luka bacok pada insiden tersebut. Diketahui bahwa para mahasiwa yang jadi korban berasal daru Universitas Pamulang (Unpam).
Permadi Arya pada kolom caption juga menyebutkan insiden ini berawal dari provokasi oknum RT setempat yang bernama Diding.
"mahasiswa/siswi katolik univ. pamulang viktor dipukuli, dibacok cuma karena mereka BERDOA, berawal dari RT bernama Diding yang memprovokasi warga," tulis Permadi seperti dikutip, Senin (6/5).
Sementara itu, dari video yang diunggah akun @infotangerangkota, peristiwa persekusi warga kepada mahasiswa ini terjadi pada Minggu 5 Mei 2024.
Baca juga:
Baca Juga: Viral Doyan Ngutang di Warteg, Pria di Tanah Abang Dicokok Polisi, Rekannya Masih Buron
Di video tergambar detik-detik saat warga berkerumun dan berteriak-teriak di depan kostan, tempat tinggal para mahasiswa. Suasana kalut dan ketakutan dirasakan oleh para mahasiwa dan mahasiswi ini.
Terkait kasus persekusi yang dialami oleh mahasiwa yang tengah melakukan ibadah ini, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alvino menyebut pihaknya telah melakukan penyelidikan.
"(Kasus) perkara dugaan tindak pidana sedang kami tindak lanjuti dan saat ini dalam proses penyelidikan," katanya kepada awak media seperti dikutip.
Berita Terkait
-
Viral Doyan Ngutang di Warteg, Pria di Tanah Abang Dicokok Polisi, Rekannya Masih Buron
-
Ibadah Doa Rosario Mahasiswa Katolik Unpam Digeruduk Warga Bawa Sajam, Viral di Medsos!
-
Terekam CCTV, Penjaga Kos di Jakpus Intip Anak Kosan Lagi Mandi
-
Sosok Syekh Ahmad Maeno Dulu Benci Islam Kini Viral Shalawatan Pakai Bahasa Jepang
-
Terbongkar! Akal Bulus Pria Jadi Wanita di Cianjur Demi Mahar Emas: Tolak Hubungan Intim
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional