Suara.com - Tegar Rafi Sanjaya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap juniornya, Putu Satria Ananta Rustika (19). Tegar dan Putu merupakan taruna di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran.
Tatapan kosong terlihat pada mata Triyono, Paman Tegar saat ditanya kembali soal kabar keponakannya ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan.
Dengan nada suara bergetar, Triyono mengaku sangat syok mendengar kabar tersebut. Sebab menurutnya, Tegar dikenal sebagai anak yang baik dan dekat dengan keluarga.
Baca juga:
- Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Paman Ungkap Keseharian Putu: Anaknya Baik, Tak Pernah Bikin Masalah
“Sebenernya dari saya sangat syok dengar berita ini, karena tegar anaknya baik, dia patuh dengan orang tua, sopan, sama tetangga juga akur,” kata Triyono saat ditemui di kediamannya, Senin (6/5/2024).
Saat pertama kali mengetahui bahwa Tegar terlibat kasus penganiayaan, Triyono langsung menyambangi rumah keponakannya itu untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.
Triyono menyebut, ibu korban sambil menangis membenarkan kebenaran kabar tersebut.
“Mamahnya juga nangis kan ya. Ya allah kok sampai kejadian kayak gini,” ujarnya.
Baca juga:
Triyono menceritakan, sebelum masuk STIP Tegar pernah bercita-cita menjadi seorang tentara.
“Emang dia dulu pengen jadi Tentara cuma namanya seleksi gak lulus seleksi, ya tiba-tiba di STIP,” ujarnya.
Bagi Triyono, Tegar merupakan keponakan yang paling ia banggakan. Oleh karenanya, kabar penetapan tersangka terhadap tegar pun sampai membuatnya tak nafsu makan sejak tiga hari terakhir ini.
“Saya jujur aja 3 hari makan udah ga enak banget. Sedih, Tegar kan keponakan yang dibanggakan ya,” ucap Triyono sambil menangis.
Triyono pun berharap, kasus penganiayaan yang menyeret Tegar bisa segera selesai dan mendapat jalan keluar terbaik.
“Pengennya ke depannya pengen masalah ini cepet selesai terungkap semua kebenarannya,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Paman Ungkap Keseharian Putu: Anaknya Baik, Tak Pernah Bikin Masalah
-
Menhub Budi Karya Sumadi Angkat Bicara Terkait Kasus Penganiayaan Tewaskan Taruna STIP
-
Mahasiswa Katolik Universitas Pamulang Dianiaya Saat Ibadah, Abu Janda Desak Polisi Tangkap Pelaku
-
Jadi Tersangka, Ini Tampang Pelaku Penganiayaan Taruna STIP Marunda hingga Tewas
-
Serba Serbi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran atau STIP: Jurusan, Syarat, Cara Daftar, Biaya, Beasiswa
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir