Suara.com - Sosok pendakwah Yusuf Mansur kembali diterpa cobaan. Setelah gagal dalam Pileg 2024, bisnisnya yakni PT Paytren Aset Manajemen ditutup Otoritas Jasa Keuangan.
Dalam keterangan OJK yang dirilis Senin (13/5/2024) kemarin, penutupan PT Paytren Aset Manajemen atau PAM milik Yusuf Mansur karena adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukan terhadap peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal Syariah.
Salah satu kejanggalan dalam bisnis milik Yusuf Mansur yang disebut mengelola triliunan rupiah itu yakni tidak adanya pegawai guna menjalankan fungsi manajer investasi serta kantor yang tak ditemukan alamat terangnya.
Bagi yang urung akrab dengan sosok Yusuf Mansur, berikut profil pendakwah yang dikenal sebagai pebisnis hingga politisi tersebut.
Kehidupan Pribadi
Yusuf Mansur memiliki nama asli Jam'an Nurkhatib.
Pengusaha Paytren tersebut lahir dari pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrifiah pada 19 Desember 1976.
Sang ibunda, Humrifiah merupakan keturuan ulama K.H Muhammad Mansur yang dikenal sebagai Guru Mansur.
Guru Mansur merupakan ulama ahli falak ternama di Jakarta.
Baca Juga: Profil Raffi Ahmad, Seleb Tajir Masuk Bursa Calon Pemilihan Gubernur Jateng
Saat Yusuf Mansur masih berada di dalam kandungan, sang ibunda bercerai dengan ayahnya.
Yusuf kecil diasuh pamannya K.H Sanusi Hasan yang merupakan penghafal Al Quran yang bekerja di Departemen Agama RI dan takmir Masjid Istiqlal.
Ketika Yusuf Mansur berusia 5 tahun, sang ibunda kembali menikah dengan seorang pegawa negeri sipil bernama Hermawan.
Sebelum jamak dikenal, Yusuf Mansur mengaku pernah mencicipi dinginnya jeruji besi sebanyak dua kali. Peristiwa yang terjadi pada 1998 dan 1999 itu bahkan turut dibukukan oleh ustaz yang akrab disapa YM tersebut.
Yusuf Mansur diketahui menikah pada 1999 dengan seorang bernama Siti Maemunah. Ketika itu YM masih berusia 23 tahun sementara Siti Maemunah berusia 14 tahun.
Keduanya mulanya menikah secara siri hingga setahun kemudian menikah secara hukum di Kantor Urusan Agama Tangerang 9 September 2000.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
Terkini
-
Terekam CCTV! Eksekutor Penyiram Andrie Yunus Ganti Baju Usai Beraksi, Diduga Kena Air Keras
-
Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan
-
Empat Prajurit Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Terancam 7 Tahun Penjara
-
Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk
-
PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan
-
Stasiun Gambir Padat Jelang Lebaran, Pendapatan Porter Tembus Rp 400 Ribu per Hari
-
Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu
-
4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi