Suara.com - Ratusan sopir Angkutan Kota atau Angkot dari Jakarta Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/5/2024). Mereka menuntut Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk membuka empat rute mikrotrans di Jakarta Utara.
Pantauan Suara.com di lokasi, para sopir itu memarkirkan angkot bernomor 03, 09, 05, dan 07 di Jalan Medan Merdeka Selatan depan Balai Kota. Mereka juga melakukan orasi di atas mobil komando dan membentangkan spanduk.
Salah seorang perwakilan pemilik angkot dari Jakut, Waridin mengatakan aksi ini dilatarbelakangi janji Dinas Perhubungan yang ingin membuka empat rute mikrotrans, yakni JAK111, JAK114, dan JAK116, dan JAK119 pada 2019 lalu. Para pemilik angkot pun diminta untuk melakukan peremajaan mobil agar sesuai dengan standar angkutan mikrotrans.
"Di tahun 2019 Dishub telah mengeluarkan sebuah SK yang memerintahkan kepada kami sebagai pemilik untuk meremajakan armada. Karena pemerintah DKI Jakarta ketika itu akan melaksanakan sebuah kegiatan apa yang disebut dengan angkutan gratis," ujar Waridin di lokasi.
Para pemilik angkot pun saat itu sudah bersepakat akan mengikuti SK itu dan bersedia merogoh kocek untuk meremajakan armada mereka. Namun, yang terjadi malah hingga saat ini empat rute tersebut tak kunjung direalisasikan.
"Kami punya mobil ini bukan sekonyong-konyong gubernur kasih armada, kami kredit, kredit itu ada DP-nya, kami cari kesana kemari. Akhirnya apa yang terjadi sampai hari ini empat jalur Jaklingko (mikrotrans) itu tidak berjalan," ucapnya.
Dalam aksi itu, Waridin dan rekannya yang lain meminta agar Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono turun tangan mengatasi persoalan ini. Sebab, ia mengaku sudah berulang kali melakukan komunikasi dengan pihak Dishub tapi tak kunjung ada jalan keluar.
"Karenanya kami hadir disini untuk meminta pertolongan kepada seseorang yang sangat punya kompetensi di provinsi ini yaitu pak Pj Gubernur," pungkasnya.
Baca Juga: Ahok Sarankan Gubernur DKI Terpilih Bikin Program Makan Siang Gratis di Balai Kota
Berita Terkait
-
Ahok Sarankan Gubernur DKI Terpilih Bikin Program Makan Siang Gratis di Balai Kota
-
Ngotot Buka Rute Transjakarta Pulo Gadung-Walkot Jakut, Dishub DKI soal Protes Sopir Angkot: Marketnya Sudah Beda!
-
Jeritan Jukir Soal Wacana Pemprov DKI Hapus Parkir Liar Minimarket: Pemerintah Mau Kasih Kerjaan Baru Nggak?
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?