Suara.com - Polisi masih memburu tiga pelaku utama pembunuh dan pemerkosa Vina dan pacarnya, M. Rizky Rudian atau Eki. Kejadian pembunuhan itu sendiri terjadi di tahun 2016. Namun, kasus ini kembali viral dan masyarakat membicarakan ciri-ciri Egi pembunuh Vina dan dua pelaku lain yang masih buron.
Ketiga pelaku buron itu dikenal dengan nama Andi, Dani, dan Pagi alias Perong alias Egi. Mereka ditetapkan berstatus Dalam Pencarian Orang (DPO). Ciri-ciri Egi pembunuh Vina disebutkan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast didapatkan berdasarkan informasi warga yang ditanyai sebagai saksi.
Ciri-ciri Egi Pembunuh Vina
Egi adalah pemuda berumur 30 tahun, memiliki tinggi badan 160 cm, badan kecil, rambut keriting, dan kulit hitam. Ia berasal dari Dewa Banjarwangun, Mundu, Cirebon.
Ia mengenal Vina dan Eki, tetapi tidak diketahui seberapa dekat mereka saling mengenal. Motif pembunuhan terhadap korban masih belum diketahui secara pasti.
Pihak keluarga Vina memberitahu bahwa Egi mengenal Eki dan Vina sebagai teman. Mereka lantas menduga, bahwa Egi cemburu terhadap Eki yang lebih dipilih Vina sebagai kekasihnya.
Ciri-ciri 2 DPO Kasus Pembunuhan Vina
Sedangkan dua kompolatannya, pertama yang bernama Andi adalah pemuda berumur 31 tahun. Memiliki ciri fisik tinggi badan 165 cm, badan kecil, rambut lurus, dan kulit hitam. Diketahui ia berasal dari Desa Banjarwangun, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
Kemudian Dani, pemuda berumur 28 tahun. Ia memiliki ciri fisik tinggi badan 170 cm, badan sedang, rambut keriting, kulit sawo matang. Ia juga berasal dari Desa Banjarwangun, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
Baca Juga: Polisi Rilis 3 DPO Pembunuh Vina Cirebon: Disindir Lewat Film Baru Gercep!
Ketiganya kembali viral dibahas setelah film Vina: sebelum 7 hari dirilis. Sesuai dengan deskripsi di dalam film, ketiga pelaku juga merupakan bagian dari kelompok geng motor. Mereka melakukan aksi pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Vina dan kekasihnya di tahun 2016 lalu.
Film Vina diangkat dari kisah nyata pembunuhan Vina tersebut di atas. Di mana 85 persen film memiliki kesamaan dengan kejadian sesungguhnya. Vina dan kekasihnya bernama lengkap Muhammad Rizky Rudiana atau Eki menjadi korban tingkah laku sadis geng motor di tahun 2016 silam di Kabupaten Cirebon.
Vina dan Eki awalnya dikira tewas akibat tabrak lari oleh kepolosian. Akan tetapi, penyelidikan mengungkap kengerian lain di balik kematian Eki dan Vina.
Mereka tewas kibat dikeroyok sekaligus dianiaya oleh tiga buron di atas. Vina dan Eki dianiaya di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Kasus pembunuhan itu sendiri menjadi viral, kemudian diangkat menjadi film bergenre horor dan telah tayang di bioskop.
Pihak keluarga berharap film Vina : sebelum 7 hari dapat menggugah kepolisian untuk membuka kembali kasus pembunuhan terhadap Vina dan Eki.
Pihak keluarga masih mempertanyakan soal ketiga pelaku yang masih buron. Bagaimana Egy, pelaku utama dan komplotannya masih bisa bebas berkeliaran di luar sana?
Berita Terkait
-
Polisi Rilis 3 DPO Pembunuh Vina Cirebon: Disindir Lewat Film Baru Gercep!
-
Kok Bisa? 8 Tahun 3 Pembunuh Vina Cirebon Gentayangan, Identitas Asli DPO Masih Misteri
-
Picu Kritik, Pemeran Vina: Sebelum 7 Hari Masih 16 Tahun, Padahal Ada Adegan Dewasa
-
Setelah 8 Tahun, Akhirnya Polda Jabar Ungkap Ciri-ciri 3 DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
-
Beda Pengakuan Ibu dan Kakak Vina Cirebon: Film Adaptasinya Viral Dikecam, Desak Polisi Tangkap Pelaku
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin