Suara.com - Dompet Dhuafa sukses berpartisipasi dalam Musyawarah Daerah Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDKD) Bandung Raya ke-XXVII yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 25-26 Mei 2024. Acara ini menjadi momentum penting bagi Dompet Dhuafa untuk mensosialisasikan Program Tebar Hewan Kurban (THK) kepada para mahasiswa di berbagai kampus di Bandung Raya.
Kegiatan Musyawarah Daerah ini dibuka dengan sambutan dari berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Pelaksana Irfan Muhammad Shalahuddin, Ketua Umum LDK UKDM UPI 2024 Galvin Eka Nurullah, serta Ketua Umum FSLDK Bandung Raya 2021-2024 M Fadhil Abdurrahim, S.I.Pol. Pembina LDK UKDM UPI Dr. Wawan Hermawan, M.Ag juga turut memberikan sambutan sekaligus mewakili Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian keynote speech oleh PJ Walikota Bandung yang diwakili oleh bagian Kesra, Nashrullah, serta tayangan video dari Ketua Pusdai Jawa Barat dan Ketua MUI Kota Bandung.
Dalam rangkaian acara ini, Dompet Dhuafa memperkenalkan gerakan “1 Hari 1000 Jempol Kebaikan”, yang bertujuan untuk mengedukasi dan menginspirasi para peserta mengenai pentingnya berbagi. Salah satu agenda utama yang disampaikan adalah edukasi mengenai Tebar Hewan Kurban oleh Muhammad Arya Kurniawan (Wakil Ketua dari Dompet Dhuafa).
Edukasi Tebar Hewan Kurban
Program Tebar Hewan Kurban yang telah dimulai sejak tahun 1994 oleh Dompet Dhuafa ini bertujuan untuk mendistribusikan daging kurban ke daerah-daerah yang kekurangan daging, terutama di pelosok nusantara. Program ini hadir sebagai solusi untuk mengatasi ketimpangan nutrisi di Indonesia, khususnya di Indonesia Timur yang masih defisit daging kurban. Melalui pendekatan pemberdayaan peternak lokal, Dompet Dhuafa memastikan bahwa daging kurban dapat dinikmati oleh masyarakat yang lebih membutuhkan.
"Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN, namun ketimpangan nutrisi masih menjadi masalah serius. Dengan program Tebar Hewan Kurban, kami berupaya untuk memberikan akses protein hewani kepada keluarga kurang mampu di daerah-daerah yang kekurangan," ujar Muhammad Arya Kurniawan dalam sesi edukasi.
Manfaat dan Keunggulan Program
Dompet Dhuafa menjelaskan bahwa program ini tidak hanya membantu mengurangi ketimpangan nutrisi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi peternak lokal. Setiap hewan kurban yang disalurkan melalui program ini telah melewati proses Quality Control (QC) yang ketat untuk memastikan kualitas dan bobot hewan sesuai standar.
Selain itu, Dompet Dhuafa juga mempromosikan Gerakan Sedekah Daging yang memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagi daging tanpa harus menunggu momen Idul Adha. Gerakan ini bertujuan untuk menjadikan sedekah daging sebagai gaya hidup dan kebiasaan yang dapat dilakukan kapan saja.
Ajak Pemuda untuk Terlibat
Dompet Dhuafa juga mengajak para pemuda dan komunitas kampus untuk berperan aktif dalam program ini melalui skema Affiliate Fundraising. Melalui skema ini, kampus-kampus dapat mengorganisir pengumpulan dan distribusi daging kurban, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berbagi.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Luncurkan Layanan Pos Mudik dan Mudik Gratis
Melalui kegiatan Musyawarah Daerah FSLDKD Bandung Raya ke-XXVII ini, Dompet Dhuafa berharap dapat menyalakan semangat dakwah dan kebaikan di kalangan mahasiswa, serta menginspirasi mereka untuk menjadi pelopor dalam gerakan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Program Tebar Hewan Kurban diharapkan dapat menjawab tantangan ketimpangan nutrisi dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat di pelosok Indonesia.
Berita Terkait
-
Jangan Sampai Salah Pilih! Begini Cara Memilih Hewan Kurban Menurut Pakar Peternakan
-
Lapor Lapar, Dompet Dhuafa Hadirkan Solusi Entaskan Kelaparan dan Tingkatkan Ekonomi UMKM
-
Lewat Al Quds Indonesia, Dompet Dhuafa Terus Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
-
Humanitarian Summit 2023, Dompet Dhuafa: Tingkat Serapan Penyaluran pada 2023 Sangat Efektif
-
Dompet Dhuafa Bekali Jurnalis Siaga Bencana untuk Jakarta Tercinta
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra