Seperti diketahui, kasus suap impor daging juga menyeret eks presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sebagai terdakwa. Luthfi baru hirup udara bebas di awal Mei tahun ini. Eks Presiden PKS itu bebas sejak 6 Mei 2024
Sebelumnya Luthfi pada PK Mahkamah Agung divonis 18 tahun penjara. Namun, eks Mentan itu mendapatkan program pembebasan bersyarat dari Ditjen PAS Kemenkumham, ia pun bisa bebas bersyarat.
Kembali ke Ayu Azhari, artis bernama lahir Siti Khadijah Azhari pada fakta persidangan suap impor daging sapi mengaku bahwa ia saat menghubungi Fathanah memang merayu dan mendesah.
“Kalau hubungan asmara tidak. Kalau saya sebagai artis, biasa mem-follow up pekerjaan dengan bahasa yang merayu-rayu dan mendesah,” kata Ayu Azhari pada sidang Pengadilan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (26/9/2013) seperti dikutip.
Pernyataan Ayu itu untuk menegaskan bahwa ia tak memiliki hubungan asmara dengan Fathanah. Setelah telepon dengan kata-kata rayuan dan mendesah itu, Fathanah pun memberikan uang kepada Ayu Azhari untuk ikut di acara Pilkada.
“Dia mengenalkan diri sebagai ustaz dari Arab Saudi dan mengurus acara PKS di beberapa kota,” jelas Ayu menceritakan sosok Fathanah kepada majelis hakim.
Namun Ayu menegaskan bahwa dirinya tidak tahu jika uang yang diberikan Fathanah berasal dari praktik haram suap impor daging sapi. Ayu kemudian mengembalikan uang yang diberikan Fathanah kepada negara.
Efielian Yonata
Pada 2008, publik dibuat heboh dengan penangkapan wanita cantik berstatus mahasiswi bernama Efielian Yonata. Efiel ditangkap bersama anggota DPR Al-Amin Nur Nasution, di Hotel Ritz Carlton pada April 2008.
Baca Juga: 7 Barang dan Fasilitas Biduan Nayunda Nabila dari SYL, Perhiasan hingga Duit Saweran Rp100 Juta
Efiel diduga menerima gratifikasi yang diberikan ataupun diminta oleh Al Amin, sebagai bagian untuk memuluskan proses pengalihan fungsi hutan di Kabupaten Bintan.
Efiel yang disebut sebagai kembang kampus itu membantah bahwa ia sekamar dengan Al-Amin. Al Amin sendiri akhirnya diganjar dengan hukuman 8 tahun penjara di kasus korupsi ini.
Dipta Anindita
Selanjutnya ada nama Dipta Anindita yang masuk dalam lingkaran kasus korupsi Djoko Susilo. Bahkan KPK sempat mengeluarkan penyekalan kepada eks Putri Solo 2008 itu.
Dipta dikabarkan memiliki rumah yang diduga dibeli dari uang hasil korupsi simulator SIM. Rumah itu dibeli atas nama ayah Dipta.
Dikutip dari sejumlah sumber, Dipta disebut-sebut sebagai istri Djoko. Hal itu diungkap oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Grogol, Sukoharjo, Syafi'i.
Menurut Syafi'i, Dipta dan Djoko menikah pada 1 Desember 2008. Mahar pernikahan Djoko kepada Dipta pun tak main-main. Djoko berikan mahar kepada Dipta yakni uang tunai Rp15 miliar.
Selain itu, dari hasil penyelidikan KPK, Dua dari tiga bidang tanah milik Djoko tercatat atas nama Dipta Anindita.
Kedua bidang tanah itu ada di Jalan Sam Ratulangi, Solo, di sebelah selatan Stadion Manahan seluas 877 meter persegi, yang didaftarkan ke BPN pada 2008, dan di kawasan Jebres seluas 1.180, yang didaftarkan pada 2012.
Terakhir ada nama Steffy Burase. Ia diketahui sebagai istri muda dari eks Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Sfeffy pada 19 Mei 2023 sempat diperiksa oleh KPK atas kasus dugaan korupsi dengan tersangka Izil Azhar (IA) alias Ayah Merin.
Irwandi sendiri kemudian dicekal oleh KPK diperiksa dalam kasus dugaan gratifikasi dengan tersangka mantan panglima GAM Sabang Izil Azhar alias Ayah Merin.
Selain itu, pada 2018, Steffy yang juga seorang mantan model masuk dalam lingkaran kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018 dengan tersangka suaminya, Irwandi Yusuf.
Di praperadilan kasus ini, terungkap bahwa Steffy saat itu dituding secara diam-diam meminta duit Rp 39 juta kepada pengusaha Teuku Saiful Bahri. Saiful Bahri merupakan tim sukses Irwandi dalam Pemilihan Gubernur Aceh 2017.
Uang itu masuk ke rekening Irwandi, namun eks Gubernur Aceh itu mengaku baru mengetahui aliran uang ke rekeningnya setelah duperiksa KPK. Dari keterangan KPK, Steffy juga diduga pernah meminta duit Rp 150 juta kepada Saiful Bahri lewat pengusaha Teuku Fadhilatul Amri pada 29 Juni 2018.
Menurut KPK, Steffy meminta duit itu atas nama Irwandi. Steffy meminta uang tersebut dikirim ke dalam 4 rekening berbeda.
Tag
Berita Terkait
-
7 Barang dan Fasilitas Biduan Nayunda Nabila dari SYL, Perhiasan hingga Duit Saweran Rp100 Juta
-
Innova Venturer Disita KPK, Putri SYL Indira Diduga Gelapkan Kepemilikan Pakai Identitas Lain
-
Eks Ajudan Beberkan SYL Pernah Beli Senjata Api untuk Kado Ulang Tahun Putrinya
-
Biduan Nayunda Nabila Ketawa Ketiwi usai Akui Terima Uang dan Tas Balenciaga dari Eks Mentan SYL
-
Indira Chunda Thita, Anak SYL yang Dihadiahkan Senjata Api untuk Kado Ulang Tahunnya
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru: Sekarang Masih Menkes
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas
-
Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan
-
1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek
-
Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'
-
Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan
-
Menkes Budi Buru-buru Tinggalkan Rapat DPR Usai Pimpinan Dapat WA, Sampai Diminta Hindari Wartawan
-
Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!