Suara.com - Memiliki rencana pindah ke Jepang, Singapura, atau Swiss? Sebelum membayangkan kenikmatan tinggal di sana, pastikan Anda sudah memenuhi berbagai persyaratan untuk menginjakkan kaki ke berbagai negara tersebut.
Cara Pindah Negara ke Jepang
Sebelum ke Jepang, pastikan Anda sudah memiliki visa yang sesuai dengan tujuan tinggal Anda, seperti visa kerja, visa pelajar, atau visa keluarga.
Visa kerja biasanya membutuhkan sponsor dari perusahaan di Jepang, sementara visa pelajar memerlukan penerimaan dari institusi pendidikan Jepang.
Kedua, Anda harus memiliki dokumen-dokumen penting seperti paspor yang masih berlaku, sertifikat kelahiran, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), dan sertifikat kesehatan. Selain itu, kemampuan berbahasa Jepang seringkali menjadi salah satu syarat yang penting.
Terakhir, setelah tiba di Jepang, Anda harus mendaftar di kantor imigrasi setempat dan memperoleh kartu penduduk (Residence Card). Namun, untuk bisa menjadi warga negara Jepang, Anda harus tinggal di sana selama 5 tahun berturut-turut.
Cara Pindah Negara ke Singapura
Singapura merupakan salah satu tujuan utama bagi banyak orang Indonesia yang ingin pindah ke luar negeri. Untuk pergi ke Singapura, Anda memerlukan visa yang sesuai, seperti Employment Pass untuk pekerja profesional atau Student Pass untuk pelajar.
Employment Pass biasanya memerlukan tawaran pekerjaan dengan gaji minimum tertentu dan penilaian berdasarkan keterampilan dan pengalaman kerja Anda.
Setelah itu, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan kewarganegaraan Singapura.
- Orang asing berusia minimal 21 tahun dan sudah menjadi Singapore Permanent Resident (SPR) selama 2–6 tahun.
- Memiliki pasangan warga negara Singapura dengan PR minimal 2 tahun da menikah sudah menikah minimal 2 tahun.
- Anak yang terlahir di luar Singapura, tetapi orang tuanya adalah warga negara Singapura.
Anda mungkin harus mengunjungi Ministry of Manpower (MOM) untuk mendapatkan izin tinggal dan bekerja di Singapura.
Cara Pindah Negara ke Swiss
Pindah ke Swiss memiliki beberapa persyaratan yang cukup ketat. Pertama, Anda memerlukan visa jangka panjang yang sesuai dengan tujuan tinggal Anda, seperti visa kerja, visa pelajar, atau visa reunifikasi keluarga. Visa kerja membutuhkan tawaran pekerjaan dari perusahaan di Swiss dan persetujuan dari otoritas imigrasi Swiss.
Dokumen yang diperlukan antara lain, paspor yang masih berlaku, surat keterangan kerja, dokumen pendidikan, SKCK, dan sertifikat kesehatan.
Selain itu, kemampuan berbahasa salah satu dari empat bahasa resmi Swiss (Jerman, Prancis, Italia, atau Romansh) seringkali diperlukan, tergantung pada wilayah tempat Anda tinggal.
Setelah tiba di Swiss, Anda harus mendaftar di kantor imigrasi setempat dan mendapatkan izin tinggal. Proses ini melibatkan pemeriksaan kesehatan, pendaftaran alamat, dan bergabung dengan sistem jaminan sosial Swiss.
Berpindah negara memerlukan persiapan yang matang dan pemahaman mendalam tentang persyaratan yang harus dipenuhi. Dengan memenuhi semua persyaratan yang ditentukan oleh negara tujuan, proses pindah dapat berjalan lebih lancar dan memungkinkan Anda untuk memulai kehidupan baru di negara yang diinginkan.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Kehamilan Syahrini Memasuki 7 Bulan, Berapa Perkiraan Biaya yang Dihabiskan Untuk Melahirkan di Singapura?
-
Apa Itu Friendship Marriage? Tren Hubungan Hidup Bersama di Jepang, Bukan Menikahi Sahabat
-
Travelling Keliling Dunia Lewat 4 Novel Seru Ini, dari Italia hingga Tokyo!
-
Hayao Miyazaki, Maestro Animasi Jepang Siapkan Film Terbaru? Sang Putra Beberkan Hal Ini
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta