Suara.com - Sebuah video aksi pemukulan pengendara motor terhadap driver ojek online (ojol) di Kota Batu, Jawa Timur baru-baru ini viral. Peristiwa yang terjadi di jalan raya itu menuai protes dari netizen.
Di sisi lain, memang berhadapan dengan ojol berpotensi memantik masalah besar, mengingat jumlah ojol di Indonesia yang cukup besar dan memiliki solidaritas yang tinggi.
Mengutip @memomedsos, Senin (3/6/2024), seorang pengendara motor yang berboncengan dengan perempuan tiba-tiba mendekati pengemudi ojol yang sedang membawa pesanan.
"Viral video aksi pemukulan yang dilakukan pengendara moto kepada seorang pengemudi ojek online di kawasan Raya Beji, Kota Batu Jawa Timur," tulis caption video.
Pengemudi tersebut memukul dengan tangan kosong. Namun kelihaian driver ojol untuk menghindari tangan pemukul tersebut lebih baik dan tidak kena.
Sejumlah netizen pun menanggapi dengan sejumlah komentar yang pro dan kontra. Meski ada dugaan kesalahan terjadi pada driver ojol yang sedang mengantar barang, namun tak dibenarkan untuk memukul pengendara lain di situasi jalan raya yang sedang ramai.
"Pengen dibilang bang jago di depan cewenya itu," celetuk salah satu netizen.
"Sok keras, engga kena lagi," sindir netizen.
"Pengen bilang ke mbaknya, run mbak, cowok redflag pasti," tuding netizen.
Baca Juga: Gaji Ojol dan Freelancer Dipotong Tapera, Ini 5 Faktanya
"Apa dia (pemukul) upa kalau yang ijo itu suka bawa geng banyak," kata lainnya.
Tak dipungkiri memang driver ojol di Indonesia sudah menjamur. Banyak komunitas yang mengorganisir ojol dan memiliki solidaritas yang tinggi. Sebut saja kasus pemukulan driver ojol oleh juru parkir beberapa waktu lalu. Ratusan ojol menggeruduk lokasi tempat jukir bekerja dan memukuli juru parkir itu saat diamankan polisi.
Terlepas dari kasus dan besarnya jumlah ojol di Indonesia, kronologi aksi pemukulan tersebut belum diketahui secara jelas. Meski keduanya bisa disebut salah, menghormati dan waspada saat berkendara di jalan raya adalah hal utama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen