News / Nasional
Kamis, 06 Juni 2024 | 16:33 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, enggan menganggap pemanggilan Polda Metro Jaya dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tekanan. Baginya, penuhi panggilan tersebut merupakan tanggung jawab.

"Ya ada yang mengatakan kepada saya itu double pressure, karena ketika saya dipanggil di Polda, saya itu juga diumumkan panggilan KPK," kata Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2024).

"Tapi bagi saya itu bukan double pressure, bagi saya itu adalah tanggung jawab sebagai warga negara yang harus saya wujudkan sebagai konsistensi untuk taat pada hukum," sambungnya.

Untuk itu, kata dia, dirinya siap datang penuhi panggilan KPK. Sebelum itu Hasto juga sudah penuhi panggilan Polda Metro Jaya.

"Yang panggil Polda saya datang, yang manggil KPK saya datang," ungkapnya.

Bakal Periksa Hasto

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memanggil Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hasto nantinya akan keterangan terkait perkara buronan Harun Masiku.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengatakan Hasto dijadwalkan bakal diperiksa pekan depan.

“Informasi dari teman teman penyidik, yang bersangkutan dimungkinkan di minggu depan akan dipanggilnya ya,” kata Ali Fikri di KPK, Kuningan, Jakarta Selasa (4/6/2024).

Baca Juga: Babak Baru Perburuan Harun Masiku, Hasto Siap Beri Informasi ke KPK

Namun, Ali tidak merinci soal jadwal pemanggilan Hasto. Ali juga belum dapat memastikan apakah surat pemanggilan terhadap Hasto telah dilayangkan atau belum.

“Kami belum mengonfirmasi kembali waktunya dan apakah surat panggilan akan sudah dilayangkan apa belum, tapi sudah diagendakan,” jelas Ali Fikri.

Load More