Suara.com - Nasib Gadis belia berinisial EA (16) dan MR (22) kekasihnya di Karimun, Kepulauan Riau berakhir di penjara lantaran telah tega membuang bayi diduga hasil hubungan gelap. Kasus ini terungkap setelah sepasang suami istri (pasutri) membuat laporan ke polisi.
Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus dikutip Antara pada Mingggu (16/6/2024) menceritakan pengungkapan kasus tersebut.
Aksi ibu muda yang nekat membuat bayi hasil hubungan gelap saat pelapor mendengar tangisan suara bayi di dekat kediamannya.
"Awal terjadinya penelantaran anak yang dilaporkan oleh pelapor adalah pada saat pelapor bangun pada pukul 03.50 WIB karena ingin buang air kecil, pada saat bangun pelapor mendengar suara bayi dari luar rumah," katanya.
Lantaran curiga atas tangisan itu, pelapor mengintip dari jendela dan didapati ada seorang bayi. Lantaran tidak berani membuka pintu rumah, pelapor akhirnya memberitahukan soal penemuan bayi kepada sang istri.
"Setelah itu mereka berinisiatif membangunkan tetangganya dan menceritakan hal tersebut lalu bersama-sama melihat ke depan pintu rumah dan didapati seorang bayi di alas dengan handuk warna kuning masih ada bekas darah dan tali pusar dengan posisi telentang lalu sekira pukul 04.05 WIB pelapor dan istrinya pergi ke Polres Karimun untuk melaporkan peristiwa tersebut," beber Kapolres.
Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Gideon Karo mengungkapkan jika motif EA tega membuang bayinya karena takut kehamilan di luar nikah diketahui oleh keluarganya.
Selain meringkus EA dan kekasihnya, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu helai jaket warna hitam milik MR, satu helai celana kain warna abu-abu, satu helai baju switer warna merah putih milik EA. Kemudian satu buah pisau dapur untuk memotong Plasenta, satu helai kantong warna kuning untuk membungkus plasenta dan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam.
Buntut dari aksinya itu, EA dan pacarnya kini mendekam di penjara dan dijerat pasal berlapis. (Antara)
Baca Juga: Darahnya Berceceran, Wanita Ini Tega Meninggalkan Bayi yang Dilahirkan di Musala Depok
Berita Terkait
-
Darahnya Berceceran, Wanita Ini Tega Meninggalkan Bayi yang Dilahirkan di Musala Depok
-
Geger! Jasad Bayi Terbungkus Kantong Belanja Di Pasar Jambi, Siapa Pembuangnya?
-
Viral! Detik-detik Perempuan Misterius Buang Bayi Di Meja Pedagang Pasar Pagi Kayu Tinggi Cakung
-
Tipu-tipu Suami Kades Blitar, Ngaku Temukan Bayi Baru Lahir, Ternyata Hasil Hubungan Gelap Dengan Wanita Lain
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan