Suara.com - Hasyim Asyari kini meninggalkan kursi kosong Ketua KPU usai dirinya terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag.
DPR RI kini telah menyiapkan sosok pengganti Ketua KPU setelah Hasyim Asy'ari dipecat atas kasus tersebut. Adapun ada satu nama kandidat kuat yang bakal menggantikan Hasyim.
Sebelumnya, Hasyim dicopot dari jabatannya berdasarkan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Rabu (3/7/2024).
Hasyim dinyatakan terbukti telah memaksa anggota PPLN Den Haag untuk melakukan hubungan badan, sebagaimana yang diungkap oleh anggota majelis hakim Ratna Dewi Pettalolo saat membaca putusan di ruang sidang DKPP, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2024).
Lantas kembali ke pertanyaan, siapa sosok pengganti Hasyim Asyari tersebut?
Iffa Rosita Kandidat terkuat pengganti Hasyim Asyari
Wakil Ketua Komisi II DPR, Yanuar Prihatin dalam keterangannya, Rabu (3/7/2024) mengungkap pihaknya telah menyiapkan nama pengganti Ketua KPU.
Adapun disinyalir bahwa sosok tersebut adalah Iffa Rosita. Sebelumnya, ada dua bakal pengganti Hasyim Asyari yakni Viryan Azis dan Iffa Rosita.
Keduanya sempat memenuhi fit and proper test komisioner KPU pada tahun 2022. Keduanya sontak berhak menggantikan Hasyim Asyari bila sewaktu-waktu dicopot, sesuai dengan ketentuan UU No. 2 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu
Sayangnya, Viryan Azis telah berpulang pada 21 Mei 2022 usai jatuh sakit. Sebagai calon pengganti Hasyim, Iffa Rosita punya rekam jejak mentereng.
Perempuan kelahiran Samarinda, 30 April 1979 tersebut merupakan salah satu tokoh Muhammadiyah perempuan ternama. Ia aktif sebagai Pengurus Daerah Aisyiyah Kota Bontang hingga Ketua Bidang IMMawati IMM Samarinda.
Iffa memulai kariernya di pemerintahan sebagai pegawai honorer di berbagai instansi, beberapa di antaranya yakni Dinas Kesehatan (KPAD) dan Kantor Pemberdayaan Masyarakat Pemkot Bontang
Adapun di KPU, Iffa Rosita berkontribusi sebagai anggota KPU Kota Bontang dan anggota KPU Provinsi Kalimantan Timur.
Iffa Rosita mengikuti tes Ketua KPU atas usulan pihak Muhammadiyah yang diwakili oleh anggota Komisi II dari PAN Guspardi.
Guspardi menyarankan Iffa masuk ke jajaran komisioner KPU-Bawaslu 2022-2027 untuk mewakili keterlibatan Muhammadiyah.
Berita Terkait
-
Dosa Lama Pimpinan KPU Diungkit, Kasus Cabul Hasyim Asy'ari jadi Tamparan DPR: Jangan Muncul Lagi Komisioner Pesanan!
-
Korban Pencabulan Hasyim Asy'ari Sempat Tagih Janji Dinikahi, Tapi Malah Kena PHP
-
Hasyim Asy'ari Janji Nikahi Korban Pelecehannya, Padahal Punya Istri dengan Profesi Mentereng
-
Hasyim Asy'ari Berbuat Cabul, KPU Ogah Minta Maaf!
-
Pemecatan Ketua KPU Tak akan Ganggu Pilkada, Tapi Bikin Kepercayaan Publik Bakal Tergerus
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
KemenPPPA Sorot Tuntutan Sempurna pada Perempuan: Sulit Seimbangkan Karier dan Kehidupan Pribadi
-
Mengapa Penangkapan Saja Tak Efektif, Pakar IPB Ungkap Tiga Strategi Kendalikan Ikan Sapu-Sapu
-
Jemaah Haji RI di Madinah Dijamin Makan Enak: 23 Dapur Siap Sajikan Menu Indonesia 3 Kali Sehari
-
Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa
-
Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah
-
Dua Negara Timur Tengah Bakal Lawan Timnas Indonesia yang Lagi TC di ASEAN, Kapan Laga Digelar?
-
Di Tengah Tekanan Industri, Bisakah Gerakan Lintas Iman Jadi Alternatif Jaga Hutan Indonesia?
-
MUI Soroti Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Pramono Anung Janji Perbaiki Tata Cara
-
Wanita Amerika Terancam 20 Tahun Penjara Usai Selundupkan Jutaan Amunisi Iran ke Sudan
-
Targetkan 9 Kursi di Banten, Sekjen PSI: Kursi Partai Lain Boleh Disunat, Gerindra Jangan