Dia begitu yakin dengan tuduhannya sehingga dia berjanji akan membayar sendiri biaya sekolah Jiang Ping jika dia terbukti jenius matematika sejati dan berhasil masuk universitas. Postingan Zhao menjadi viral dan membayangi citra cemerlang remaja berusia 17 tahun itu. Tapi itu hanyalah permulaan.
Dalam tuduhannya, Zhao Bin merujuk pada video di mana Jiang Ping menulis solusi soal matematika di papan tulis dari kertas coretan.
Pelatih matematika menunjukkan beberapa masalah dalam proses penyelesaian siswa berusia 17 tahun, termasuk 'domain definisi salah' dan 'simbol diferensiasi ditulis di tempat yang salah,' yang menurutnya menunjukkan bahwa dia tidak begitu familiar. dengan matematika dan dia baru saja menyalin solusinya.
Keesokan harinya, 39 peserta lain dalam Kompetisi Matematika Global Alibaba meluncurkan petisi yang meminta penyelenggara untuk menyelidiki kinerja Jiang Ping, merujuk pada beberapa masalah yang dikutip oleh Zhao Bin, serta penguasaan sempurna gadis berusia 17 tahun tersebut.
LaTex, sistem penyusunan huruf yang kompleks untuk dokumen ilmiah. Kemahirannya dalam LaTex bertentangan dengan kinerja buruknya dalam video saat dia memecahkan masalah di papan tulis dan menimbulkan pertanyaan tentang hasil kompetisinya. Ke-39 pemohon meminta penyelenggara untuk menyerahkan lembar jawaban gadis tersebut untuk ditinjau oleh finalis dan membuka penyelidikan pihak ketiga.
Profesor Universitas Peking, Yuan Xinyi, memposting analisis panjang lebar yang menjelaskan bahwa seorang siswa sekolah kejuruan yang bahkan tidak belajar matematika tidak mungkin menguasai LaTex hingga tingkat yang ditunjukkan dalam hasil tes Jiang Ping.
Lebih buruk lagi, dokumen yang bocor menunjukkan tes matematika lama yang diduga diambil oleh Jiang Ping di mana dia mendapat nilai rata-rata 83 poin dari 150.
Kontroversi seputar penampilan Jiang Ping pada tahap pertama Kompetisi Matematika Global Alibaba telah berkembang selama beberapa minggu terakhir, sebagian besar disebabkan oleh kurangnya komunikasi dari pihak penyelenggara.
Pada tanggal 27 Juni, pemerintah daerah di Provinsi Jiangsu mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang dilakukan, namun tidak ada yang lain. Rumor mengenai kinerja Jiang dan keterlibatan pelatihnya, Wang Runqiu, dalam dugaan kecurangannya telah merajalela di media sosial Tiongkok, dan sejauh ini tidak ada pihak yang terkena dampak yang mengungkapkannya.
Baca Juga: Bikin Merinding, Pasangan Ini Makan Romantis di Lokasi yang Mengancam Nyawa
Jian Ping baru-baru ini berpartisipasi dalam kompetisi matematika global tahap kedua yang membuatnya terkenal, namun dengan hasilnya yang baru dirilis pada bulan Agustus, kontroversi seputar penampilannya masih ada dan seluruh Tiongkok masih gelisah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Yaqut Disebut 'Getok' Rp84 Juta Per Jemaah Haji Khusus
-
CCTV di Salemba Disisir, Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang
-
Nekat Pakai Mobil Dinas Buat Mudik 2026? ASN DKI Jakarta Siap-siap Kena Sanksi Disiplin
-
Kisah Rosid Slameto: Mengembangkan Bisnis Sajadah Traveling Custom hingga Pasar Jepang