Suara.com - Chris Zwierzynski, pendaki gunung berusia 55 tahun dari Arizona mengalami momen sial belum lama ini. Ketika sedang mendaki Gunung Hood di Oregon, dia terpeleset di permukaan es. Kondisi tempat tersebut yang licin, dia tidak dapat menyelamatkan diri dan terjatuh dari lereng gunung.
Dia pun terus terperosok hingga jatuh ke tanah, 700 kaki di bawah titik asalnya.
Dua petugas medis militer kebetulan menyaksikan jatuhnya Zwierzynski dan bergegas ke tempat dia terjatuh. Ajaibnya, mereka mengetahui bahwa dia selamat dan mulai segera memberikan pertolongan pertama kepada pria yang terluka tersebut.
Untungnya, kondisi cuaca di Gunung Hood benar-benar sempurna untuk misi penyelamatan helikopter. Dengan bantuan orang-orang yang melakukan pencarian dan evakuasi udara yang cepat, Zwierzynski mampu menceritakan kisahnya yang luar biasa.
Gunung Hood adalah stratovolcano aktif, yang tingginya mencapai 11.249 kaki di Oregon utara. Sebagai puncak tertinggi di negara bagian ini, lerengnya yang sangat indah dan tertutup salju secara permanen menarik para pendaki gunung dan pejalan kaki.
Namun, Gunung Hood bukanlah gunung 'pemaaf'. Apa pun cara yang Anda pilih untuk mendakinya, Anda siap menghadapi tantangan besar yang disertai risiko besar.
Pada tanggal 6 Juli, Chris Zwierzynski menemukan hal itu dengan cara yang paling sulit.
Pagi-pagi sekali, dia mendaki Gunung Hood di sepanjang jalur Old Chute. Meskipun Old Chute adalah pilihan utama untuk mendaki gunung karena relatif aman, rute curamnya tetap tidak mudah.
Selain itu, dengan pencapaian Zwierzynski yang tinggi, tidak peduli saat itu bulan Juli dan musim panas sedang dalam puncaknya. Permukaan gunung diselimuti tumpukan salju tebal yang dilapisi lapisan es yang licin.
Baca Juga: Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sampai Kapan? Ribuan Pendaki Batal Muncak!
Zwierzynski merasakan langsung betapa licinnya es ketika dia terpeleset dan kehilangan pijakan sekitar pukul 07.45.
Dia mulai meluncur menuruni salju yang keras dan padat menuju tebing terdekat. Karena tidak ada yang bisa dipegang dan perlengkapannya tidak menggigit es yang keras, tidak ada yang bisa dilakukan pria itu untuk menghentikan dirinya.
Maka, dia melewati tepian, dengan ketinggian 700 kaki di bawahnya.
Bisa dibilang, Zwierzynski adalah pria yang sangat beruntung. Bukan karena jatuhnya, tapi karena siapa yang kebetulan melihatnya.
Dua petugas medis militer yang sedang tidak bertugas yang juga sedang mendaki gunung melihat, dengan sangat ngeri, ketika Zwierzynski terpeleset dan jatuh 700 kaki sebelum menabrak area Hot Rocks di Gunung Hood. Mereka segera mulai memanjat untuk membantunya, tapi mereka mungkin mengira hanya akan menemukan tumpukan benda hancur yang dulunya adalah manusia.
Betapa terkejutnya mereka ketika mengetahui Zwierzynski selamat dari kejatuhan setinggi itu dan masih hidup.
Berita Terkait
-
Lebih dari Sekadar Pendakian, Menyelami Makna Persahabatan dan Cinta dalam Novel Gede Pangrango & Salju Everest
-
Kisah Cinta di Kota Tak Pernah Tidur dalam Novel Salju Pertama di New York
-
Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sampai Kapan? Ribuan Pendaki Batal Muncak!
-
Detik-detik Pendaki Gunung Andong Jatuh ke Jurang, Korban Ternyata Anak Anggota Dewan
-
Asyik Masak di Gunung Prau, Dua Pendaki Luka-luka saat Gas Kompor Meledak
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini
-
Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total
-
Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng
-
Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA
-
Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
-
KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo