Suara.com - Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kamp Pengungsian Jabalia, Gaza, ketika seekor anjing milik tentara Israel menyerang seorang nenek Palestina yang tidak berdaya.
Insiden ini terekam dalam video yang diunggah oleh Al Jazeera, menunjukkan momen saat anjing tersebut menyerang korban yang sedang berbaring di sebuah kamar di kamp tersebut.
Jeritan kesakitan dari wanita tua itu terdengar jelas dalam video, menggambarkan penderitaan yang dialaminya.
Video mengerikan ini diperoleh dari rekaman kamera yang dipasang pada anjing tentara Israel, dan menunjukkan serangan brutal yang menyebabkan luka serius pada wanita tersebut.
Peristiwa ini terjadi saat tentara Israel melakukan operasi penggeledahan di Kamp Jabalia. Insiden ini menambah deretan panjang kekejaman yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga Palestina.
Sebelumnya, gambar seorang pria Palestina yang terluka dan diikat di kap jip kendaraan militer Israel telah memicu kemarahan internasional.
Banyak pihak menuduh militer Israel menggunakan warga Palestina sebagai "perisai manusia", tindakan yang jelas melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia.
Publikasi video ini oleh Al Jazeera telah menimbulkan gelombang kemarahan dan kecaman dari berbagai pihak. Aktivis hak asasi manusia mengecam tindakan brutal ini dan menyerukan adanya penyelidikan serta tindakan tegas terhadap pelakunya.
Baca Juga: Profil Terkini Budi Arie Setiadi, Menkominfo yang Dinyinyir karena Foto Bareng dengan Tentara Israel
Berita Terkait
-
Anjing Cerdik Nyalakan Kompor Picu Kebakaran, Teknologi HomePod Jadi Pahlawan!
-
Sindir PBB Takut Intervensi Dunia Barat, Imam Besar Al Azhar: Sikap Ibu Megawati Kokoh Dukung Kemerdekaan Palestina
-
Sempat Berhenti Akibat Serangan dari Israel, Dua Rumah Sakit di Kota Gaza Kembali Beroperasi
-
Projo, PDN, dan Tentara Israel: Menakar Posisi Politik Budi Arie di Tengah Badai
-
Profil Terkini Budi Arie Setiadi, Menkominfo yang Dinyinyir karena Foto Bareng dengan Tentara Israel
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?