Suara.com - Seorang wanita yang menyelamatkan seekor anjing dari tempat penampungan terkejut dan terharu saat mengetahui bahwa Siberian Husky membalas budinya.
Samantha Griffen mungkin sudah mati sebelum detektor karbon monoksida meledak, tapi Luna Si Husky menyelamatkannya dengan ide cemerlang.
Pindah ke rumah baru di 54th dan Prestwick Sq, Marion, Indiana Juni lalu, pemanas airnya mulai bocor, menumpahkan gas berbahaya ke dalam rumah.
Griffen baru mengadopsi Luna, seekor husky yang kini berusia dua tahun, 6 bulan lalu.
“Saya menderita migrain, jadi saya masuk ke kamar saya dan beristirahat seperti biasanya dan dia tidak mengizinkan saya tidur,” kata Griffin kepada WRTV.
“Jika dia tidak membawaku keluar, aku akan tertidur di sini seperti tertidur lelap dan mungkin tidak akan bangun.”
Griffen mengatakan bahwa Luna melompat ke tempat tidur dan mencegahnya tertidur sampai dia membawa anjing itu keluar, di mana akhirnya detektor CO1 meledak. Dia kemudian mengeluarkan semua anak-anaknya dari rumah secepat mungkin dan menelepon perusahaan utilitasnya.
Mereka kemudian memberi tahu pemadam kebakaran, yang datang dan menemukan tingkat CO1 yang sangat tinggi di dalam rumah. Mereka mengatakan bahwa gas kadang-kadang dapat menghindari alarm tergantung di mana gas tersebut ditempatkan di dalam rumah. Mereka juga menambahkan bahwa penting untuk menempatkannya di dekat peralatan berbahan bakar gas seperti kompor dan pemanas air.
Griffen menjadikan Luna sebagai hewan pendukung emosional untuk membantunya mengatasi PTSD-nya, tetapi dia tidak pernah membayangkan dukungan tersebut akan mencapai sejauh ini.
Baca Juga: Duarr! Rumah Nelayan Di Pandeglang Hancur Akibat Ledakan, Inafis Turun Tangan
Berita Terkait
-
Bukan Editan! Video Anjing Pintar Bersepeda dan Main Skateboard Viral di Media Sosial
-
Tertabrak Truk dan Dikubur, Anjing Tangguh Ini Merangkak Keluar dari Tanah Pulang ke Pemiliknya
-
Cerita Seorang Nenek di Palestina Jadi Korban Serangan Anjing Militer Israel saat Hendak Tidur
-
Serangan Teroris Mematikan di Pakistan Tewaskan 28 Orang, Termasuk 10 Tentara
-
Duarr! Rumah Nelayan Di Pandeglang Hancur Akibat Ledakan, Inafis Turun Tangan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing