Suara.com - Rumah nelayan milik Jaman, warga Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, rusak parah akibat ledakan yang cukup dahsyat.
Kapolsek Panimbang, Iptu Asep Jamaludin, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya ledakan dari masyarakat pada Jumat (12/7/2024) pukul 17.30 WIB.
"Adanya laporan tersebut kami langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) di kampung Paniis RT 01 RW 14 Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Di lokasi kejadian pihak kepolisian mendapati rumah saudara Jaman sudah hancur dan segera dilakukan pemasangan garis polisi agar masyarakat tidak mendekati lokasi kejadian khawatir masih ada barang-barang yang berbahaya.
"Kami juga mendapatkan informasi bahwa anak korban Devina Regina Deswita (12) mengalami luka di bagian telapak kaki, betis sebelah kiri, paha, perut dan dagu. Kini telah dilakukan perawatan di Puskesmas Panimbang," terangnya.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dari ledakan tersebut.
"Kami belum bisa memberikan jawaban apakah ini benar bom ikan, karena kita masih menunggu penyelidikan dari tim inafis Polres Pandeglang," katanya.
Ia mengatakan untuk kejadian ledakan tersebut berada di bagian dapur yang posisinya berada di belakang rumah korban. Kini keluarga korban dievakuasi ke rumah saudaranya.
"Pada saat kejadian anak dan istri pak Jaman sedang berada di rumah sementara pak Jaman sedang melaut, dan rumah yang paling terkena ledak itu rumah pak Jaman kalau rumah yang disamping kanan kirinya hanya kacanya saja yang pecah," ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bila ada informasi sekecil apapun silahkan untuk di laporkan ke Polsek Panimbang agar dapat segera ditangani oleh pihak berwajib.
Berita Terkait
-
Sultan Andara Beraksi! Raffi Ahmad Beri Kapal Baru Buat Nelayan Aco yang Viral Terombang-ambing di Laut
-
Bantu Aco si Nelayan, Raffi Ahmad Janji Kasih Perahu Seharga Rp 70 Juta
-
Raffi Ahmad Terharu Dengar Perjuangan Aco si Nelayan Selamatkan Anak-anak: Ombak dan Arusnya Berputar
-
15 Kapal 30 GT Dukung Nelayan Penajam Paser Utara Peroleh Ikan Tangkap
-
Memperingati Hari Asteroid Dunia, Sejarah dan Pesan Penting bagi Manusia
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten
-
Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?
-
DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
-
Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak
-
Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Suap Hutan Lampung, Rubicon Dirampas Negara
-
Prabowo: Alhamdulillah Antrean Haji Paling Lama 26 Tahun, Tidak lagi 48 Tahun
-
Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran