Suara.com - Sebuah video yang diunggah di TikTok oleh akun @/leon747282 mengklaim menampilkan penampakan gunung emas baru di Blok Wabu, Papua. Dalam video tersebut, terlihat sebuah gunung dengan puncak berwarna keemasan, diapit oleh dua gunung lain.
Video ini telah menarik perhatian publik dengan narasi bahwa Indonesia memiliki "harta karun" berupa gunung emas di tanah Papua senilai Rp 2.217 triliun.
Berikut Narasinya:
Ditemukan gunung emas baru di Papua senilai 221 Triliun
Mungkin belum banyak yang tahu kalua Indonesia mempunyai ‘Harta Karun’
Berupa gunung emas di tanah papua Bernama blok wabu
Blok wabu ini layak disebut harta karun karena memiliki sumber daya emas yang tidak main-main besarnya yakni 8,1 juta ons. Bila dikalikan dengan Harga emas sekitar US$ 1.900 per Troy Ons.
Maka potensi nilai sumber daya emas di blok ini mencapai sekitar US$ 15.4 Miliar atau sekitar Rp2217 Triliun (asumsi kurs Rp14.400 per US$)
Bagi siapa pun perusahaan yang akan menambang blok wabu akan menghadapi tantangan berat, ini karena akses ke lokasi tersebut saat ini belum tersedia sama sekali. Potensi sumber daya emas di sana mencapai 8,1 juta troy ons,.
Setelah dilakukan penelusuran fakta menggunakan alat Google Lens, diketahui bahwa foto dalam video tersebut tidak menampilkan Gunung Emas Blok Wabu di Papua, melainkan Gunung Kailash di Tibet.
Gunung Kailash terletak di jajaran pegunungan Himalaya dan dikenal sebagai situs suci bagi beberapa agama, termasuk Buddha, Hindu, dan Jainisme.
Puncak Gunung Kailash yang terlihat keemasan sebenarnya merupakan efek pantulan sinar matahari pada salju yang menyelimuti puncaknya. Efek ini menjadikan puncak gunung tampak berkilau keemasan, sebagaimana ditunjukkan dalam fotografi Luo Hong yang dipublikasikan di laman web Indiatimes pada 6 Agustus 2023.
Sementara Blok Wabu di Papua memang dikenal sebagai area dengan potensi sumber daya emas yang besar, mencapai 8,1 juta troy ons, yang membuatnya mendapat julukan "gunung emas."
Blok ini sebelumnya dikelola oleh PT Freeport Indonesia dan telah dikembalikan kepada pemerintah Indonesia pada tahun 2015. Namun, akses ke lokasi tersebut saat ini masih terbatas, sehingga menimbulkan tantangan bagi perusahaan yang ingin menambang di sana.
Kesimpulan:
Klaim yang beredar mengenai penemuan gunung emas dengan penampakan gunung berwarna keemasan di Blok Wabu, Papua, adalah tidak benar. Gambar dalam video yang viral adalah Gunung Kailash di Tibet, bukan gunung di Papua.
Baca Juga: Pupuk dari Udara, Drone Siap Tebar Keuntungan di Sawah Merauke
Berita Terkait
-
Pupuk dari Udara, Drone Siap Tebar Keuntungan di Sawah Merauke
-
Tutup Puncak Hari Anak Nasional 2024, Sebanyak 2.600 Anak Menari Kolosal Berhasil Cetak Rekor MURI
-
Curhat ke Mama-mama di Papua, Iriana Jokowi Ngaku Gampang Cegah Anak Stunting: Banyak Makanan Bergizi di Alam
-
Peringati HAN di Papua, Pesan Jokowi ke Anak Indonesia: Belajar, Belajar, Belajar!
-
Hari Ini, Jokowi Ajak Iriana Lihat Anak-anak Papua Suntik Polio di Posyandu
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang
-
Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan
-
Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama
-
Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik
-
Gubsu Bobby Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 M