Suara.com - Nama Putri Ketum PAN, Zulkifli Hasan, Zita Anjani lagi-lagi menjadi sorotan. Setelah bikin geger gegara pamer gelas starbucks di Mekkah, kekinian legislator PAN itu disebut-sebut bolos rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta.
Hal itu setelah Zita Anjani pamer sedang memakan cake dan latihan pilates lewat Insta Story. Unggahannya pun viral setelah dibagikan ulang sejumlah akun lain.
Salah satunya adalah akun Instagram @terangmedia pada Selasa (30/7/2024).
Berdasar narasi video itu, kegiatan yang dipamer Zita itu bersamaan dengan rapat paripurna di DPRD DKI. Disebutkan jika Zita lebih memilih latihan pilates dan nongkrong di kafe ketimbang bekerja sebagai anggota dewan.
Setelah videonya viral, Zita pun angkat bicara. Dia pun menganggap sering menjadi bulan-bulanan jelang Pilkada Jakarta 2024. Zita juga menyebut isu tersebut kerap digulirkan para buzzer.
"Setiap ada berita cagub-caguban DKI habis deh aku selalu dirujak sama buzzer2 = akun ghaib," demikian curhatan Zita di Insta Story miliknya dikutip Suara.com pada Selasa (30/7/2024).
Diketahui, nama Zita Anjani sempat digadang-gadang oleh PAN untuk maju ke Pilkada Jakarta.
"Takut banget ya setiap nama Zita Anjani keluar," sambungnya.
Di postingan lain, dia juga mengaku diminta oleh suaminya untuk bersabar setelah aktivitasnya dikait-ikatkan dengan Pilkada Jakarta.
"Curhatan sama pak su, politik kejam banget, terutama setiap ada isu cawagub2-an aku dirujak terus," tulisnya.
"Kata paksu, sabar. Daun jatuh aja itu ada yang ngatur," tambahnya.
Paripurna DPRD DKI Sepi
Sebelumnya diberitakan, rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin (29/7/2024) terpantau sepi. Lebih dari setengah jumlah anggota dewan Kebon Sirih tak menghadiri rapat yang membahas soal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2023 (P2APBD).
Dalam rapat ini, fraksi-fraksi DPRD DKI menyampaikan pemandangan atas Raperda P2APBD itu. Kemudian, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono yang juga ikut hadir menyampaikan jawaban atas pemandangan fraksi.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DKI dari fraksi PKS, Khoiruddin ini juga molor dari jadwal. Seharusnya, rapat dimulai pukul 10.00 WIB.
Berita Terkait
-
Sudah Biasa Anggota DPRD DKI Malas Rapat Paripurna, Pimpinan: Ke Depan Kita Disiplinkan
-
Rapat Paripurna DPRD DKI Bahas Uang Rakyat Dipenuhi Bangku Kosong, Zita Anjani Pamer Makan Keik di Instagram
-
Warga Jakbar Bikin Sayembara Tangkap Maling, PDIP: Bisa Bikin Konflik Main Hakim Sendiri
-
Pilih Sohibul Iman atau Zita Anjani jadi Wakilnya di Pilgub Jakarta? Anies Bilang Begini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis