Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengaku jika sosok inisial T yang disebut-sebut berperan sebagai pengendali judi online di Indonesia sempat dibahas dalam sidang kabinet di Istana. Namun, Ma'ruf Amin mengaku sidang kabinet itu tidak bisa menindaklanjuti soal sosok T.
Dia hanya meminta agar Bareskrim Polri untuk mengusut sosok T yang diduga menjadi aktor di balik judi online di Tanah Air.
"Memang diungkap dalam sidang kabinet itu kan ada pihak-pihak yang berinisial "T". Tentu sidang kabinet tidak menindaklanjuti, nah sekarang kan sudah diungkap, sudah dilaporkan ke Bareskrim," kata Ma'ruf Amin dikutip dari Antara, Kamis (1/8/2024).
Diketahui, sosok inisial T tersebut diungkap oleh Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani. Benny pun telah memenuhi panggilan Bareskrim Polri atas pernyataannya tersebut.
"Sudah dipanggil gitu istilahnya, tinggal ditindaklanjuti saja oleh Bareskrim seperti apa? Siapa? T itu siapa? Betul atau tidak?" ujar Wapres.
Ia menekankan bahwa pengungkapan sosok T tersebut penting agar tidak menimbulkan polemik di publik.
"Nah itu supaya nanti dibikin lebih terang saja karena ini sudah terbuka, semuanya sudah tahu sudah di-publish, sudah dilaporkan kepada Bareskrim, tinggal Bareskrim menindaklanjuti. Kita harapkan nanti tidak lagi akan polemik T itu siapa? T ini, T itu. Kan bisa salah-salah itu kan. Jangan-jangan T ini. Jangan-jangan T itu. Kan banyak nama T. Saya kira itu saja," tutur Wapres.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi meminta agar nama-nama yang menjadi aktor dibalik praktik judi daring diungkap.
"Masa pakai inisial, sebutin saja nama-namanya," kata Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/7), menanggapi sosok berinisial "T" yang disebut menjadi aktor dibalik praktik judi daring.
Baca Juga: Usai Jokowi, Giliran Airlangga Hartato Ngaku Tak Tahu Sosok T Bos Judi Online, Ini Alasannya!
Ia mengaku tidak mengetahui terkait sosok berinisial "T" tersebut. Budi pun mengatakan bahwa lebih baik ditanyakan saja kepada pihak yang pertama kali mengungkap sosok "T" itu.
"Lho tanya sajalah yang buat inisial, tidak ada itu 'T'," ujar Budi. (Antara)
Berita Terkait
-
Puji Mendiang Ismail Haniyeh Sebagai Pejuang Palestina, Wapres Maruf Amin Kutuk Israel karena Licik
-
Usai Jokowi, Giliran Airlangga Hartato Ngaku Tak Tahu Sosok T Bos Judi Online, Ini Alasannya!
-
Curhat Dirugikan usai Dikaitkan Sosok T Pengendali Judol, Tessy Srimulat: Saya Sudah Jelek Tambah Jelek
-
Jokowi Ogah Komentar, Begini Kata Mahfud MD soal Sosok Inisial T Mafia Judi Online di Indonesia
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!