Suara.com - Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni belum lama ini menuai sorotan gegara adab saat menyela Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ketika berbicara dengan awak media di kawasan IKN. Kira-kira seberapa kekayaan politisi PSI itu yang berani memotong penjelasan Pak Bas?
Kejadian itu bermula ketika Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ditanya oleh awak media mengenai apakah presiden dan wakil presiden terpilih apakah akan berkantor di kawasan IKN.
Salah satu tangan kanan Jokowi yang akrab disapa Pak Bas itu merespon dengan berupaya memberi penjelasan.
Tetapi urung kelar, Wakil Menteri ATR/BPN, Raja Juli Antoni menyela penjelasan Pak Bas.
"Harapan kami berlanjut terus seperti yang dilakukan Pak Jokowi...," terang Pak Bas lalu terhenti.
"Dan yang bisa saya tambahkan sejauh ini sejak proses kampanye hingga terpilih komitmen sustainbility keberlanjutan program Pak Jokowi 100 persen dilanjutkan Pak Prabowo termasuk IKN jadi ngga boleh ada keraguan politik tidak meneruskan IKN, Insya Allah bisa ditanyakan ke beliau konfirmasi," sela Raja Juli Antoni.
Sorotan pun belakangan tertuju pada adab yang diperlihatkan Raja Juli Antoni.
Tak sedikit diantara publik yang menyayangkan sikapnya ketika menyela penjelasan Pak Bas.
Terlepas dari itu, berapa sih kekayaan Raja Juli Antoni dibanding Basuki Hadimuljono?
Baca Juga: Pastikan Hadir Sidang Kabinet Perdana di IKN, Prabowo: Ikut Dong, Masa Nggak Ikut
Menurut update laporan harta kekayaan dikutip dari LHKPN KPK per 15 Februari 2024, Basuki Hadimuljono yang kini juga menjabat sebagai Plt Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara memiliki harta kekayaan mencapai Rp33 miliar.
Rincian harta kekayaan itu terdiri dari aset tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan Rp16.325.000.000.
Pak Bas diketahui memiliki 8 aset bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Sleman, Bekasi, Semarang hingga Bogor. Status tanahnya ada yang hibah dengan akta, hibah tanpa akta serta milik sendiri.
Disamping itu, Pak Bas juga memiliki aset berupa kendaraan yakni mobil Toyota Crown Royal Saloon tahun 2009 seharga Rp50 juta. Lalu ada motor Royal Enfield Bullet Classic tahun 2017 seharga Rp40 juta.
Ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp547.350.000, kemudian ada kas dan setara kas senilai Rp16.703.958.557 dan utang sebesar Rp500 juta.
Sementara itu Raja Juli Antoni yang kini ditunjuk sebagai Plt Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara mendampingi Pak Basuki memiliki total kekayaan sebesar Rp8,8 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare