Suara.com - Sebuah unggahan di Facebook oleh akun Sri Wahyuni yang menyarankan penggunaan akar kelapa dan kuning telur untuk meningkatkan stamina seksual pria telah dinyatakan menyesatkan oleh berbagai sumber medis.
Dalam unggahan tersebut, Sri Wahyuni mengklaim bahwa merebus akar kelapa dengan air, mencampurnya dengan kuning telur, lalu mengonsumsinya satu jam sebelum berhubungan seksual dapat memperpanjang durasi hubungan seksual dan meningkatkan keintiman.
Begini narasi dalam unggahan tersebut:
"Betah sampai pagi, mama kaget papa jadi romantis
Caranya: rebus akar kelapa dengan satu gelas air sisakan setengah tambahkan kuning telor aduk sampai tercampur rata, lalu minum 1 jam sebelum dinas malam".
Video ini telah mendapat perhatian luas, dengan 1.500 likes dan dibagikan 69 kali sejak diunggah pada 22 Juni. Namun begitu, klaim yang ada dalam unggahan tersebut tidak benar.
Mengutip dari Turnbackhoax, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Iqbal Mochtar, menyatakan bahwa tidak ada bukti medis yang mendukung bahwa akar kelapa dan kuning telur memiliki efek peningkatan stamina seksual pada pria.
Iqbal menjelaskan bahwa meskipun kedua bahan tersebut memiliki manfaat bagi kesehatan secara umum, tidak ada kaitannya secara langsung dengan peningkatan libido atau durasi hubungan seksual.
Selain itu, klaim serupa juga telah dibantah oleh AFP, yang menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung penggunaan akar kelapa dan kuning telur untuk meningkatkan performa seksual pria.
Dengan demikian, informasi yang disebarkan melalui akun Facebook Sri Wahyuni dapat dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan.
Baca Juga: Kontroversi Penyediaan Alat Kontrasepsi di Sekolah: Dilema Moral atau Solusi Nyata?
Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi kesehatan yang beredar di media sosial tanpa memastikan kebenarannya melalui sumber-sumber terpercaya.
Berita Terkait
-
Kontroversi Penyediaan Alat Kontrasepsi di Sekolah: Dilema Moral atau Solusi Nyata?
-
Cek Fakta: Gibran Batal Dilantik jadi Cawapres Gegara Ijazah, Benarkah?
-
Cek Fakta: Sesak Napas Akut Bisa Sembuh dengan Pijat Kaki, Benarkah?
-
Cek Fakta: Elon Musk Bagikan Kekayaan di Situs Judi Online, Benarkah?
-
Cek Fakta: Agnez Mo Bangga Dipanggil Kafir, Benarkah?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI