Suara.com - Momen inspiratif dan membanggakan tersaji dalam perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Sabtu 17 Agustus 2024. Meski dalam kondisi keterbatasan, tiga orang penyandang disabilitas menjadi pengibar sangsaka Merah Putih.
Dilihat dari unggahan video di akun Tiktok @muh_arsan, terlihat tiga orang disabilitas berada dalam anggota Paskibraka bergerak serempak untuk mengibarkan bendera.
Dua orang disabilitas dibantu tongkat dengan gagah berjalan bersama pasukan Paskibraka lainnya. Mereka mengapit seorang disabilitas fisik yang membawa bendera Merah Putih sambil duduk di atas kursi roda.
Sesampainya di depan tiang bendera, dua orang disabilitas lalu dengan sigap mengambil bendera untuk dinaikan dan dikibarkan. Dalam narasinya disebutkan bahwa ketiga penyandang disabilitas itu bernama Arman (32), Akbar (27) dan Yohana (34).
Ketiganya mengibarkan bendera Merah Putih saat upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 RI di kantor Sentra Wirajaya Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Arman dan Akbar asal Makassar adalah penyandang disabilitas netra. Sedangkan Yohana dari Papua adalah penyandang disabilitas fisik," tulis dalam unggahan, dilihat Minggu (18/8/2024).
Sontak saja begitu diunggah di media sosial, video disabilitas mengibarkan bendera Merah Putih ini seketika menjadi viral dan membuat warganet terharu.
"Ini lebih keren sehat selalu kalian para penyandang Disabilitas," ucap warganet.
"Air mata mengalir tanpa sadar.. seperti inilah Indonesia. Luar biasa," ujar warganet.
"Mereka lah paskibra terbaik sepanjang masa," puji warganet.
Berita Terkait
-
Igor Tolic Sebut Comeback Dramatis Lawan PSM Sudah DNA Persib
-
Persib Bisa Gagal Juara Super League 2025/2026 di Pekan Akhir, Borneo FC Berpeluang jadi Kampiun
-
Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persib: Bisa Juara Malam Ini Maung Bandung?
-
Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi
-
Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
-
Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global
-
Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik