Suara.com - Seorang wanita di Tiongkok dikeluarkan dari penerbangan, semua itu karena dia menolak menyimpan tas tangan Louis Vuitton-nya di bawah kursi di depannya saat lepas landas.
Hal ini menyebabkan penundaan penerbangan selama satu jam karena pesawat yang hendak berangkat dari bandara harus kembali ke gerbang keberangkatan agar polisi dapat mengawalnya turun dari pesawat.
Penumpang tersebut bersikeras untuk menyimpan tas tangan Louis Vuitton di sampingnya di kursi dan tidak ingin meletakkan tas desainer tersebut di bawah kursi di depannya di lantai pesawat, meskipun pramugari memintanya untuk melakukannya.
Keterlambatan penerbangan selama satu jam juga menyebabkan gangguan pada penerbangan berikutnya, menurut laporan South China Morning Post (SCMP).
Sebuah video insiden tersebut, yang dilaporkan terjadi di Chongqing pada 10 Agustus dengan penerbangan China Express Airlines, telah ditonton sebanyak 4 juta kali di Douyin.
Penumpang yang mengunggah klip tersebut mengatakan bahwa wanita tersebut duduk di kelas Ekonomi, dan karena kejadian tersebut, pesawat yang siap berangkat harus kembali ke boarding gate. Penumpang terlihat bertepuk tangan saat ia diantar turun dari pesawat oleh polisi.
Insiden viral ini telah memicu kemarahan dan reaksi beragam di kalangan netizen Tiongkok. Sementara beberapa orang mengkritik wanita tersebut karena tidak mematuhinya, salah satu pengguna Douyin menyatakan: “Pramugari bisa saja menawarinya tas untuk memasukkan tas tangannya. Apakah benar-benar perlu membuang waktu satu jam dan mengusirnya dari pesawat?”
Tidak diketahui apakah opsi tersebut diajukan selama insiden tersebut, tetapi memang seharusnya demikian.
Baca Juga: Kronologi Kasus Penipuan Tas Mewah Angela Lee, Ternyata Bukan Pertama Kali!
Berita Terkait
-
Jomplang Banget, Beda Ekspresi Rayyanza saat Naik Odong-Odong vs Pesawat Bikin Ngakak
-
Ngeri! Model Ini Telan Plastik di Pesawat hingga Tenggorokan Rusak Parah, Tuntut Ganti Rugi dari Maskapai
-
6 Tas Mewahnya Terbukti Palsu, Sandra Dewi Kena Sentil: Sekelas Dia Ternyata Tasnya KW
-
3 Film Korea tentang Pembajakan Pesawat, Awas Bikin Sport Jantung!
-
Kronologi Kasus Penipuan Tas Mewah Angela Lee, Ternyata Bukan Pertama Kali!
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov