Suara.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat memberi sambutan pada pidato Penutupan Munas XI Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu malam, mengungkap bahwa Presiden Terpilih sekaligus Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dilahirkan oleh Partai Golkar.
Dia pun menganalogikan fakta itu seperti komposisi Partai Golkar yang memiliki organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan.
Menurutnya Partai Golkar merupakan partai yang "mendirikan" Prabowo, dan kemudian Prabowo mendirikan Partai Gerindra.
"Jadi sudah betul barang ini kalau jadi Presiden," kata Bahlil yang disambut tepuk tangan peserta Munas.
Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga awalnya merupakan kader Partai Golkar.
Kemudian dia juga mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh juha dulunya sempat menjadi Dewan Pembina Partai Golkar.
Dia mengatakan bahwa orasi ciri khas Surya Paloh yang biasa dilakukan itu dipelajari di Partai Golkar.
"Masih ingat kan Bang Surya, dengan gagahnya kalau lagi berorasi. Belajarnya dari Partai Golkar," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu.
Adapun Penutupan Munas XI Partai Golkar itu dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, sejumlah ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju juga menghadiri kegiatan itu.
Sebelumnya, Munas XI Partai Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu siang, menyetujui Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar periode 2024-2029 setelah berbagai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat 1 dan tingkat 2 menyampaikan dukungannya.
Bahlil sebelumnya telah disepakati untuk menjadi calon tunggal ketua umum atau ketua formatur. Dia pun sebelumnya telah lolos pendaftaran dan menyisihkan Ridwan Hisjam yang tidak lolos karena tak memenuhi persyaratan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam