Suara.com - Serangan yang diluncurkan oleh kelompok Hizbullah yang didukung Iran ke wilayah Israel membuat negara Zionis tersebut kelimpungan, hingga menetapkan keadaan darurat selama 48 jam.
Negara tersebut, yang sudah berperang dengan Hamas di Gaza, memperingatkan warganya untuk mengantisipasi serangan rudal dan drone yang diluncurkan oleh Hizbullah dan mengumumkan keadaan darurat nasional selama 48 jam.
Hizbullah yang bermarkas di Lebanon mengatakan pihaknya telah meluncurkan roket dan drone berskala besar ke arah Israel sebagai tanggapan awal terhadap pembunuhan komandannya Fuad Shukr bulan lalu.
"Sejumlah posisi dan barak musuh serta platform Iron Dome… dengan sejumlah besar roket”, kata para pejuang, dalam pemberitaan NDTV, dilansir Minggu (25/8/2024).
Timur Tengah berada dalam ketegangan selama berminggu-minggu setelah Hizbullah dan Iran berjanji untuk menanggapi serangan Israel di Beirut yang menewaskan seorang komandan senior kelompok tersebut serta pembunuhan pemimpin politik Hamas di Teheran, yang juga disalahkan pada Israel.
Benjamin Netanyahu mengatakan akan melakukan segala upaya untuk melindungi Israel, dan menjamin keamanan penduduk Israel utara setelah militer melancarkan serangan udara terhadap sasaran Hizbullah di Lebanon selatan.
“Kami bertekad melakukan segalanya untuk melindungi negara kami, memulangkan penduduk wilayah utara dengan selamat ke rumah mereka dan terus mengikuti aturan sederhana: siapa pun yang menyakiti kami, kami menyakiti mereka,” kata Netanyahu dalam pernyataan video dalam bahasa Ibrani.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Iran Pertimbangkan Usulan Damai AS, Tapi Tolak Negosiasi Langsung!
-
Personel Gugur saat Ops Ketupat, Kakorlantas Polri Sampaikan Duka Mendalam
-
Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon
-
Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran
-
Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
-
Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan