Suara.com - Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai program inovatif diluncurkan, khususnya lewat Jakarta Entrepreneur.
Program ini bertujuan mendorong UMKM naik kelas. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, pengusaha diberi kesempatan untuk memperluas penjualan produknya hingga ke luar negeri. "Oleh karena itu, para produsen lokal harus terus meningkatkan kualitas produknya agar sesuai dengan standar internasional," ujar Heru, Kamis (7/8/2024) lalu.
Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elizabeth Rante Allo menjelaskan, awalnya Pemprov DKI Jakarta meluncurkan program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT). Lalu, pada 2020 berganti nama menjadi Jakpreneur, yang kini dikenal sebagai Jakarta Entrepreneur.
“Program ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan kemandirian pelaku UMKM melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta," kata Elizabeth. Jakarta Entrepreneur menyediakan fasilitas 7 Pasti Akan Sukses (PAS) untuk mendukung UMKM dalam mengembangkan usaha mereka, atau dikenal juga dengan sebutan fasilitasi P1-P7, yakni Pendaftaran, Pelatihan, Pendampingan, Perizinan, Pemasaran, Pelaporan Keuangan, dan Permodalan.
Dalam pelatihan, Jakarta Entrepreneur telah mencatat 243.383 peserta per 13 Juni 2024. Elizabeth menilai efektif pelatihan ini. “Keberhasilan ini juga didukung oleh berbagai stakeholder. Shopee, misalnya, memberikan pelatihan dan pembinaan untuk transaksi online. Sedangkan Grab berkontribusi dalam memperluas pemasaran dan digital payment melalui aplikasi mereka," tuturnya.
Selain Shopee dan Grab, mitra lain seperti Bukalapak, Tokopedia, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga berperan dalam mendukung UMKM. Untuk memperluas akses permodalan, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Lembaga Jasa Keuangan dan Bank DKI.
“Kami menyediakan E-Form Bank DKI sebagai bagian dari skema permodalan, termasuk Monas Pemula dengan modal maksimal Rp 10 juta dan Monas 25 Jakpreneur dengan modal maksimal Rp 25 juta. Selain itu, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank DKI tahun 2023 menyediakan dana sebesar Rp 1,5 triliun untuk mendukung UMKM," papar Elizabeth.
Promosi UMKM juga dilakukan melalui Jakarta Entrepreneur dengan berbagai kegiatan, seperti bazar dan pameran di berbagai level. “Produk UMKM dipasarkan melalui e-order untuk konsumsi rapat pemerintah dan e-katalog untuk Program Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Program Jumat Beli Lokal juga mendukung pemasaran online yang terintegrasi dengan platform seperti Tokopedia," urai Ellizabeth.
Program Jakarta Entrepreneur telah meningkatkan jumlah pelaku UMKM menjadi 380.266, dengan 66,20 persen di antaranya beroperasi di Jakarta. “Kontribusi UMKM terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia mencapai 61 persen dan serapan tenaga kerja mencapai 97 persen pada 2023,” beber Elizabeth.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Siswa SD Jakarta, Heru Budi: Bukan Persoalan Besar!
Sementara, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina meminta Pemprov DKI juga menggandeng sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta, untuk menyediakan wadah bagi para pelaku UMKM. Menurutnya, usulan tersebut merupakan salah satu upaya membantu para pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. “Komisi B mendorong DPPKUKM untuk melakukan koordinasi dengan mall yang ada di Jakarta, untuk menyediakan ruang atau tenant khusus bagi UMKM,” jelasnya.
Selain dengan mal, DPPKUKM pun dimintanya berkoordinasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), seperti Perumda Pasar Jaya, untuk menyediakan tempat bagi para pelaku UMKM binaan Jakarta Entrepreneur. “Untuk para UMKM yang sudah naik kelas, bisa ditempatkan di Pasar Jaya,” terang Wa Ode.
Ia juga meminta Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan kuota pelatihan masyarakat, terutama yang berorientasi ekspor. “Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing masyarakat Jakarta dalam menyambut Jakarta sebagai Kota Global,” pungkas Wa Ode.
Berita Terkait
-
Lewat Langkah 4K, Pj. Gubernur Heru Jaga Inflasi di Jakarta
-
Sharing Pengalaman Heru Budi Buat Gubernur Selanjutnya: Yang Tidak Baik, Disempurnakan
-
Targetkan Jakarta Juara Umum PON 2024, Heru Budi Janjikan Atlet Beasiswa di PTN hingga Pekerjaan di BUMD
-
Bikin Heru Budi Terharu, Cerita Siswa SD Pilih Bawa Pulang Menu Makan Gratis buat Neneknya yang Sakit
-
Sejumlah Siswa Tak Suka Menu Makan Begizi Gratis Di Jakarta, Heru Budi Bakal Evaluasi
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG