Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial Facebook memuat foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan narasi “saya Minta Maaf Sudah 10 Tahun Kamu Saya Bohongi”. Unggahan ini dibagikan dalam sebuah grup bernama Anies Baswedan For Presiden 2024-2029 oleh akun bernama Jan Usman pada tanggal 15 Agustus 2024.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, tidak ditemukan informasi resmi yang menyebutkan bahwa Presiden Jokowi pernah mengeluarkan pernyataan tersebut. Melalui berbagai sumber yang telah mempublikasikan artikel mengenai permintaan maaf Presiden, tidak ada satu pun yang mencantumkan kalimat seperti yang dituliskan oleh akun Jan Usman tersebut.
Berdasarkan verifikasi dari turnbackhoax, narasi dalam unggahan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan dan termasuk dalam kategori parodi. Informasi ini jelas menyesatkan dan tidak mencerminkan pernyataan resmi dari Presiden Joko Widodo.
Permintaan Maaf Jokowi
Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan dan kekhilafan selama masa jabatannya sebagai kepala negara dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Istana Merdeka, Jakarta, pada 1 Agustus 2024.
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menjelaskan bahwa sikap tersebut merupakan manifestasi dari nilai-nilai agama dan adab ketimuran, serta menunjukkan kerendahan hati Jokowi sebagai seorang pemimpin.
Meskipun tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi masih tinggi, ia menyadari bahwa sebagai manusia, ia tidak sempurna dan tidak mungkin dapat menyenangkan atau memenuhi harapan semua pihak.
Jokowi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan bangsa di masa depan, serta memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa Indonesia diberikan kemudahan dalam mencapai cita-cita yang lebih baik.
Berita Terkait
-
Dukung Pramono Anung Maju Cagub Jakarta, Hubungan PDIP dengan Jokowi Membaik?
-
Jokowi: Pramono Anung Punya Hak Politik, Termasuk Jadi Cagub DKI
-
Detik-detik Presiden Jokowi Dipanggil Pak Mulyono di Pasar Godean
-
10 Tahun Jokowi, BUMN Karya Kolaps Karena Proyek 'Paksaan'
-
Mulyono Jadi Trending, Ternyata Pernah Viral Gegara Ojol, Ini Sebabnya
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok