Suara.com - Baru-baru ini, sebuah unggahan video dari kanal YouTube ALEXA ARTIS pada 19 Agustus 2024 menimbulkan kegaduhan di media sosial. Dalam video tersebut, diklaim bahwa Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, mengusir Atta Halilintar.
Tindakan tersebut disebut dipicu oleh konten-konten Atta yang dinilai tidak manusiawi dan melampaui batas kesopanan.
Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.
Faktanya, cuplikan video Prabowo yang ditampilkan pada unggahan tersebut merupakan videonya yang sedang memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja (Capaja) TNI dan Polri pada 12 Juli 2024.
Dalam video asli, Prabowo tengah membahas tentang sinergi dan persiapan para Capaja dalam menjalankan tugas mereka di masa depan sebagai perwira TNI dan Polri.
Tidak ada bukti kredibel yang menunjukkan bahwa peristiwa pengusiran atau penamparan terhadap Atta Halilintar oleh Prabowo Subianto pernah terjadi.
Dengan demikian, klaim yang disebarluaskan oleh kanal YouTube ALEXA ARTIS tersebut dapat dikategorikan sebagai konten yang dimanipulasi.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, guna menghindari penyebaran berita bohong yang dapat merugikan berbagai pihak.
Baca Juga: Cek Fakta: Jokowi Minta Maaf 'Sudah 10 Tahun Kamu Saya Bohongi'
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Jokowi Minta Maaf 'Sudah 10 Tahun Kamu Saya Bohongi'
-
Atta Halilintar Pamer Foto Keluarga, Sosok Aurel Hermansyah Bikin Pangling: Dinilai Makin Tirus dan Langsing
-
Ditaksir Sentuh Puluhan Juta Rupiah, Intip Harga Tas Titiek Soeharto Saat Kondangan ke Anak Sultan Pahang
-
Sri Mulyani Ungkap Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jadi Agenda Besar APBN 2025
-
Tahun Depan Pemerintahan Prabowo Incar Rp2.000 Triliun Duit Investasi
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak
-
Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?
-
Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah
-
Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi
-
Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran
-
Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar
-
Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu
-
Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng
-
Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel
-
Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB