Suara.com - Keseruan berlangsung di halaman samping Kementerian Sosial. Ratusan karyawan Kemensos dan Mensos, Tri Rismaharini mendengarkan alunan musik energik dari acara Mini Konser Musisi Jalanan, Kamis (28/8/2024).
Sekitar 300 karyawan berseragam putih, sesekali ikut bernyanyi mengikuti alunan musik yang riang dan menghentak. Meski hanya diiringi gitar, bass dan biola dari pengamen jalanan, suasananya sangat seru dan penuh suasana gembira.
Para karyawan, sebagian duduk di kursi dan sebagian lainnya berdiri. Semua bersama-sama menikmati alunan musik di bawah naungan pohon rindang, yang dikelilingi tanaman hias hasil penataan dari Mensos Risma.
Mensos sendiri duduk berbaur di tempat tersebut bersama-sama para karyawan. Tidak ada jarak, tidak ada pembatas, dan sangat akrab.
Menteri yang dikenal sederhana ini, sambil duduk berbaur sesekali ikut bernyanyi dan bertepuk tangan bersama karyawan yang lain. Suasananya sangat lepas, seru dan terlihat semuanya gembira. Seraya menikmati lagu ditengah mini konser tersebut, Mensos Risma mengatakan kepada seluruh pegawai tentang salah satu dari musisi jalanan tersebut adalah seorang ibu yang memiliki tiga anak.
“Luar biasa perjuangannya, temen-temen bisa membayangkan. Jadi saya ajak kesini untuk menghibur teman-teman semua," katanya.
Tanpa protokoler yang kaku, para pengamen jalanan diberi tempat untuk tampil seadanya di bawah pohon yang rindang. Mensos Risma duduk di hadapan pengamen jalanan tersebut yang mulai mengalunkan berbagai lagu mulai dari pop hingga dangdut.
“Saya baru pertama kali melihat Ibu Risma dari dekat. Ternyata orangnya suka guyon, sangat baik dan peduli pada sesama,” kata Danu Nurjaya (39), salah seorang pengamen yang tampil di depan Mensos Tri Rismaharini.
Danu bersama ketiga temannya, Sandi Rizkayadi (35), Eni Komalasari (34) dan Aza Faiza Aziz (28) sedang mengamen di Jalan Pramuka Jakarta, ketika Mensos Risma melintas di hadapannya. Mereka kemudian diminta Mensos Risma datang ke Kantor Kemensos untuk menghibur karyawan.
Para staf pimpinan dan karyawan Kemensos juga duduk mengerubungi pengamen jalanan tersebut. Semua larut dalam alunan lagu mulai dari Rungkad, Tua-tua Keladi, ABG Tua, Jika Cinta Dia, Begitu Indah, Kemesraan, Yogyakarta, Kisah Kasih di Sekolah, serta lagu-lagu lainnya yang akrab di telinga.
Tak sekadar tampil bermain musik dan melantunkan lagu, para pengamen jalanan tersebut juga mendapat berbagai bantuan dari Mensos Risma, termasuk pakaian seragam sekolah untuk anak-anak mereka.
Lebih bermakna lagi ketika para pengamen tersebut identitas dirinya didata untuk masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang setelah diasesmen bisa mendapatkan bantuan sosial.
“Saya tidak menyangka bisa bertemu Bu Mensos Risma. Tampil menyanyi dan kemudian mendapat berbagai bantuan,” kata Sandi yang sangat mahir bermain biola.
“Terima kasih Bu Mensos Risma. Tadi pagi anak saya merengek, minta uang sekolah Rp 350.000. Ternyata bantuan Tuhan datang lewat Bu Risma dan jumlahnya sangat berlebih. terima kasih Bu Mensos Risma,” kata Eni Komalasari, sambil memegang uang bantuan dari Mensos Risma.
Berita Terkait
-
Soal Kabar Mensos Risma Maju di Jatim usai Seskab Pramono Nyagub di Jakarta, Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet Lagi?
-
Dialog Akrab dengan Suku Anak Dalam, Mensos Risma Tawarkan Solusi Tanpa Mengubah Tradisi
-
Berkontribusi Majukan Kesejahteraan Sosial, Mensos Risma Terima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama
-
Mensos Risma Beri Dorongan Semangat dan Pemberdayaan bagi 18 Korban TPPO
-
Cerita Mensos Risma, Arungi Laut 30 Jam Demi Tebar Bantuan Ke Pulau Kei Besar
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026