Suara.com - Bakal Calon Wakil Wali Kota Bandung, Yena Iskandar Ma'soem, merupakan perempuan satu-satunya yang ikut dalam kontestasi Pilkada Kota Bandung 2024.
Yena Iskandar dipasangkan dengan Arfi Rafnialdi, kader Partai Golkar. Pasangan Arfi-Yena diusung Golkar, PSI, PAN, Hanura, Perindo dan Partai Garuda.
Yena Iskandar sendiri berlatar belakang sebagai tenaga medis. Ia merupakan seorang apoteker yang kini menjadi Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Kota Bandung.
Yena Iskandar lulus dari Fakultas Ilmu Pendidikan Alam, Jurusan Farmasi UNPAD pada tahun 1997. Ia melanjutkan Program Studi Apoteker dan lulus pada tahun 1998, serta menyelesaikan S2 di Program Studi Magister Manajemen Rumah Sakit Unpas pada tahun 2022.
Yena mencoba terjun ke dunia politik ketika mengikuti Pilkada Kabupaten Bandung tahun 2020 sebagai Calon Bupati Bandung berpasangan dengan Atep Rizal.
Pada Pileg 2024 ini, Yena Iskandar menjadi calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Silsilah Keluarga Yena Iskandar
Selain sebagai apoteker dan politisi, Yena Iskandar juga adalah pengusaha. Ia merupakan Direktur Utama PT Pituin yang bergerak di bidang energi yaitu agen elpiji gas 3 kg.
Yena juga adalah Dirut di PT Ma'soem Generasi Utama, perusahaan yang bergerak di sejumlah bidang seperti pendidikan, energi, perbankan dan kesehatan.
Baca Juga: Profil Yena Iskandar, Calon Wakil Wali Kota Bandung yang Diusung PSI
Bisnis ini ia warisi dari ayahnya, Haji Nanang Iskandar Ma'soem, seorang pengusaha dan pimpinan PT Ma'soem Group.
Sementara Nanang Ma'soem adalah putra dari pendiri Ma'soem Group, Alm H. Ma'soem dan Hj. Aisyah. Nanang sukses mengembangkan usaha ayahnya menjadi multisektor dengan membangun beragam usaha, antara lain pendidikan, SPBU, air mineral, dan apotek.
Nanang merupakan tokoh dan sesepuh di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat.
Usaha-usaha di bawah PT Ma'soem itu kini beralih ke anaknya Nanang, salah satunya adalah Yena Iskandar Ma'soem. Yena menikah dengan Budi Arisandi dan dikaruniai 2 orang anak.
Berita Terkait
-
Profil Yena Iskandar, Calon Wakil Wali Kota Bandung yang Diusung PSI
-
Drama di Hari Pertama, Pendaftaran Calon Kepala Daerah Terkendala, KPU Kabupaten Bogor Belum Siap?
-
KPU Papua Tengah Pastikan Dokumen Paslon Meki-Deinas Lengkap dan Memenuhi Syarat
-
Cerita Iqbal Ramadhan Ogah Gunakan Nama Besar Ortu saat Disiksa Aparat, Anak-Anak 'Raja Jawa' Kena Sentil Warganet
-
PDIP Pilih Pramono-Rano, Kemana Arah Anies di Pilkada Jakarta?
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba