Suara.com - Belakangan GKR Bendara ramai dibandingkan dengan Erina Gudono, istri Kaesang Pangarep. Menelisik lebih dalam, sosok suami GKR Bendara, KPH Yudanegara ternyata memiliki pekerjaan cukup mentereng.
Menariknya, jejak karier KPH Yudanegara diawali dengan usaha dan kerja kerasnya sendiri. Progres pekerjaan KPH Yudanegara yang terus meningkat pun bukan karena pemberian orang tuanya.
Perlu diketahui, GKR Bendara yang merupakan putri kelima pasangan Sultan Hamengkubuwono X dan Ratu Hemas, memiliki suami seorang rakyat biasa dan tidak memiliki garis keturunan bangsawan.
Kisah cinta Gusti Kanjeng Ratu atau GKR Bendara dengan Kanjeng Pangeran Haryo atau KPH Yudanegara memang terbilang unik. Meski hanya seorang rakyat biasa, nyatanya KPH Yudanegara memiliki rekam jejak karier yang tidak biasa.
Penasaran, seperti apa sosok KPH Yudanegara dan bagaimana rekam jejak kariernya? Untuk mengetahui hal itu, simak ulasannya di bawah ini sampai akhir.
Jejak Karier KPH Yudanegara
Kanjeng Pangeran Haryo atau KPH Yudanegara lahir di Jakarta pada 26 Oktober 1981 dengan nama asli Achmad Ubaidillah. KPH Yudanegara atau Achmad Ubaidillah ini menghabiskan masa kecilnya di Jakarta, kemudian hijrah ke Kota Bandung, Jawa Barat saat menempuh pendidikan tinggi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
KPH Yudanegara berhasil meraih gelar M.Si kemudian melanjutkan pendidikan hingga jenjang S3 di Universitas Yamaguchi, Jepang, jurusan public policy atau kebijakan publik.
Saat ini, KPH Yudanegara berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), yang pernah memegang sejumlah jabatan di pemerintahan. Diketahui, KPH Yudanegara memulai kariernya sebagai PNS pada 2003 sebagai Staf Biro Umum Departemen Dalam Negeri.
Baca Juga: Fedi Nuril Ungkap Silsilah Keluarganya, Ternyata Miliki Kedekatan dengan Soekarno
Lalu pada 2004, ia pindah ke Provinsi Lampung dan dipercaya menjadi Ajudan Gubernur Lampung. Pada periode 2004 hingga 2006, Yudanegara kembali ke Jakarta untuk menjadi Protokol Menteri Dalam Negeri.
Kemudian, pada 2007 KPH Yudanegara menjadi Staff Direktorat Pejabat Negara Departemen Dalam Negeri. Pada periode 2007 hingga 2009, karier Yudanegara melejit dan ia bertugas di lingkungan Wakil Presiden dan dipercaya menjadi Ajudan Sekretaris Wapres.
Lalu pada 2009 hingga 2011, ia berhasil menjadi sekretaris Pimpinan pada Sub Bagian TUP Kediaman Resmi Wapres. Lalu, dari 2011 sampai 2018, ia duduk sebagai Kasubbin Komunikasi Politik Bidang Media Cetak Sekretariat Wakil Presiden.
Setelah itu, Yudanegara hijrah ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dan pada 2019 hingga 2022, ia dipercaya untuk menjadi Kepala Bagian Bina Pemerintahan Kelurahan/Kalurahan dan Kapanewon/Kemantren Biro Tata Pemerintahan Sekretarian Provinsi DIY.
Sejak 2022 hingga saat ini, KPH Yudanegara memegang jabatan sebagai Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Provinsi (Setprov) DIY.
Itulah ulasan singkat seputar jejak karier KPH Yudanegara, suami GKR Bendara yang telah berhasil dirangkum dari berbagai sumber.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Perjalanan Karier Rano Karno, Besar di Dunia Hiburan Kini Jadi Bacawagub DKI
-
Beda Sikap Erina Gudono dan GKR Bendara saat Hamil, Anak Raja Aja Naik Mobil Sendiri
-
Prestasi dan Gelar GKR Bendara, Putri Raja Jawa Dinilai Lebih Merakyat dari Erina Gudono Mantu Presiden
-
Bukan Keturunan Ningrat, Rekam Jejak KPH Yudanegara Suami GKR Bendara yang Seorang PNS
-
Beda Kelas GKR Bendara vs Erina Gudono: Putri Sultan Dipuji Lebih Merakyat dari Mantu Presiden
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa
-
Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU