Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Suyus Windayana memberikan pembinaan kepada jajarannya, Rabu (28/8/2024).
Ia mengimbau seluruh jajaran untuk berkontribusi nyata bagi terealisasinya visi Kementerian ATR/BPN, yaitu Terwujudnya Penataan Ruang dan Pengelolaan Pertanahan yang Terpercaya dan Berstandar Dunia dalam Melayani Masyarakat untuk Mendukung Tercapainya "Indonesia Maju yang Berdaulat Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”.
“Bagaimana sistem pertanahan ini bisa menjamin kepastian hukum, keuangannya kita siapkan, merancang sistem yang memudahkan, dan bagaimana humas mengkampanyekan itu semua,” ujar Suyus saat memberikan Pembinaan kepada seluruh Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Sekretariat Jenderal, di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Menurutnya, visi dan misi kementerian dapat terwujud apabila seluruh jajaran menjalankan pekerjaannya sesuai arah kebijakan yang sama. “Bagaimana nanti ke depan saya inginnya itu visi misi Kementerian ATR/BPN Bapak dan Ibu tahu juga. Bapak/Ibu harus tahu dalam lima tahun harus bagaimana, maka dari itu, pertemuan ini untuk menyamakan arah kita, apa yang menjadi visi misi kita, arah kita ke depan. Tujuannya visi misinya terwujud,” kata Suyus.
Salah satu arah kebijakan yang diterapkan adalah bertumpu pada Reformasi Birokrasi. “Salah satu core bussines kita adalah bagaimana Reformasi Birokrasi ini harus kita wujudkan. Jadi semua anggaran, semua kegiatan, itu harus berdampak pada sosial masyarakat tidak. Semua aturan, semua kebijakan, semua hal yang kita lakukan harus dipikirkan apakah itu berdampak atau tidaknya, apakah membuat hasil atau tidaknya, solusi yang dihadirkan memudahkan masyarakat atau tidak,” jelas Sekjen Kementerian ATR/BPN.
Pada kesempatan ini, masing-masing Kepala Biro serta Kepala Pusat Data Informasi Pertanahan, Tata Ruang, dan LP2B di lingkungan Sekretariat Jenderal menjelaskan mengenai bagaimana setiap jajaran bekerja sesuai arah kebijakan yang dimaksud oleh Sekjen sebelumnya.
Berita Terkait
-
Menhub Budi Minta Tambahan Anggaran Rp7,68 Triliun
-
Buka Daerah Terisolasi, Angkutan Jalan Peintis Telah Layani 322 Trayek di Seluruh Indonesia
-
Harvey Moeis Pesta Pora dari Korupsi Timah, Ribuan Warga Bangka Belitung Justru Merana Terkena PHK
-
Kompetisi Film KIP Kuliah/Bidikmisi Awards Diapresiasi Menteri AHY: Menarik dan Penting Disaksikan
-
Serunya Mini Konser Musisi Jalanan, Mensos Risma Berbaur dengan Karyawan Sambil Bernyanyi dan Bertepuk Tangan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend