Suara.com - Sebuah unggahan video yang menyebarkan informasi bahwa Gibran Rakabuming Raka gagal dilantik sebagai wakil presiden setelah ketahuan menghina Prabowo Subianto dan anaknya terbukti menyesatkan.
Video tersebut diunggah oleh channel YouTube "Infotama News" pada 3 September 2024 dan menggunakan judul provokatif yang tidak sesuai fakta.
Unggahan channel "Infotama News" tersebut menarasikan bahwa Gibran gagal dilantik karena menghina Prabowo dan anaknya.
Judul dalam unggahan tersebut mencantumkan narasi "Gibran Gagal Dilantik Setelah Ketahuan Hina Prabowo dan Anaknya" serta kalimat lain yang provokatif dalam thumbnail seperti "Prabowo Punya Anak H*mo dan Pecatan TNI".
Namun begitu, setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan bukti yang mendukung klaim tersebut.
Isi video dalam unggahan tersebut ternyata hanya merupakan kumpulan cuplikan dari berbagai video yang tidak ada kaitannya dengan klaim tersebut.
Adapun narasi audio dalam unggahan tersebut hanya didasarkan pada artikel dari jawapos.com yang membahas tentang akun Kaskus dengan nama “Fufufafa” yang menjadi trending di media sosial Twitter (X).
Akun Fufufafa ini diduga milik Gibran dan memuat kritik terhadap Prabowo Subianto dan keluarganya. Namun, hingga kini, tidak ada bukti konkret yang mengaitkan Gibran dengan akun tersebut.
Selain itu, tidak ada kaitan antara unggahan ini dengan proses pelantikan Gibran sebagai wakil presiden.
Baca Juga: Beredar Tuduhan Rocky Gerung: Gibran Terima Duit dari Menteri, Korupsi Terungkap?
Unggahan video tersebut hanya memanfaatkan isu yang sedang menjadi trending dan menambahkan narasi baru yang menyesatkan agar tampak relevan. Klaim bahwa Gibran gagal dilantik adalah palsu, dan tidak ada informasi resmi yang mendukung tuduhan tersebut.
Kesimpulan
Narasi dalam video tersebut tergolong sebagai konten yang menyesatkan. Isinya merupakan hasil editan video dari berbagai sumber yang tidak berhubungan, disertai narasi yang salah dan provokatif.
Informasi mengenai Gibran gagal dilantik setelah menghina Prabowo dan anaknya tidak valid. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang belum terbukti kebenarannya.
Berita Terkait
-
Beredar Tuduhan Rocky Gerung: Gibran Terima Duit dari Menteri, Korupsi Terungkap?
-
Lurah di Cilegon Bagi-bagi Kaos dan Pasang Spanduk Bacalon Wali Kota Dilaporkan
-
Komentar Menohok Sammy Notaslimboy Soal Beda Nasib Gibran dan Kaesang, Ada yang Didemo hingga Masalah Bau Ketiak
-
Foto Gibran Dicetak Besar di Kantor PSI, Netizen: Dikira Lucu Padahal...
-
Detik-Detik Grace Natalie Dicueki Prabowo Subianto Viral Lagi, Warganet Curiga Gara-Gara Sakit Hati
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi
-
Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian