Suara.com - Setidaknya 17 anak tewas setelah kebakaran melanda asrama sekolah dasar mereka pada malam hari di Kenya bagian tengah, kata polisi pada hari Jumat.
Kebakaran di Hillside Endarasha Academy di daerah Nyeri terjadi sekitar tengah malam, kata polisi, melalap kamar-kamar tempat anak-anak tidur.
Sekolah dasar tersebut menampung sekitar 800 murid, berusia antara lima dan 12 tahun.
"Ada 17 korban tewas dari insiden ini dan ada juga yang dibawa ke rumah sakit dengan luka serius," kata juru bicara kepolisian nasional Resila Onyango kepada AFP.
"Mayat-mayat yang ditemukan di tempat kejadian terbakar hingga tidak dapat dikenali lagi," katanya.
Polisi mengatakan usia rata-rata korban sekitar sembilan tahun.
Beberapa lainnya terluka, kata Onyango, 16 di antaranya luka serius, dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Lebih banyak mayat kemungkinan akan ditemukan setelah (tempat kejadian) diproses sepenuhnya," katanya.
Penyebab kebakaran masih belum diketahui, katanya, tetapi penyelidikan telah dilakukan.
Baca Juga: Penembakan di Sekolah Georgia Tewaskan Sedikitnya 4 Orang, Presiden Biden Kutuk Insiden Mengerikan
Presiden William Ruto menyampaikan belasungkawa bagi mereka yang tewas.
"Pikiran kami bersama keluarga anak-anak yang telah kehilangan nyawa dalam tragedi kebakaran," katanya dalam sebuah posting di X.
"Ini adalah berita yang sangat menyedihkan."
Ia mengatakan telah memerintahkan para pejabat untuk "menyelidiki insiden mengerikan ini secara menyeluruh", dan berjanji bahwa mereka yang bertanggung jawab akan "diminta pertanggungjawaban".
Sekolah tersebut terletak sekitar 170 kilometer (100 mil) di utara ibu kota Nairobi, di daerah Nyeri.
Palang Merah Kenya mengatakan bahwa mereka berada di lapangan untuk membantu tim tanggap darurat multi-lembaga.
Berita Terkait
-
Ayah Pelaku Penembakan di Sekolah Georgia Ditangkap, Beri Kado Natal Pistol ke Anaknya
-
Pelindo Dukung Digitalisasi Pendidikan di 64 Sekolah
-
Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Lengkap dengan Pembacaan Doa dan Ayat Suci
-
Penembak di Sekolah Georgia yang Tewaskan 4 Orang Sudah Masuk Radar FBI Sejak Tahun Lalu
-
Penembakan di Sekolah Georgia Tewaskan Sedikitnya 4 Orang, Presiden Biden Kutuk Insiden Mengerikan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Ini Sikap Ideologis, Bukan Sekadar Politik Praktis
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!
-
Cegah Bencana Ekologis, Rakernas I PDIP Desak Penegakan Hukum Lingkungan dan Penguatan Mitigasi
-
Prabowo Beri Mandat ke Dirut Baru Pertamina: Pecat Siapa Saja yang Tidak Bagus!