News / Internasional
Senin, 09 September 2024 | 05:50 WIB
Kamala Harris dan Donald Trump (kolase instagram)

Suara.com - Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) untuk Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS), nampaknya semakin terasa lebih panas, apalagi kedua calon yakni Donald Trump terus melakukan serangan kepada Kamala Harris.

Kali ini, Donald Trump yang diusung Partai Republik itu melontarkan pernyataan yang terbilang sangat panas, untuk Kamala Harris yang diusung Partai Demokrat.

Pada Sabtu (7/9/2024), Trump mengatakan Israel akan mendapatkan petaka jika Wakil Presiden Kamala Harris memenangi Pilpres AS pada November 2024 mendatang.

"Kalau saya tidak menang dalam pemilihan ini, Israel, bersama kamerad Kamala Harris sebagai pucuk pimpinan AS, akan mengalami malapetaka, Israel akan sengsara," katanya.

"Israel akan hilang. Satu tahun, dua tahun. Israel tidak akan lagi ada," ujar Trump kepada para pendukungnya di Negara Bagian Wisconsin.

Kandidat presiden dari partai Republik itu mengeklaim bahwa dirinya adalah "satu-satunya" sosok yang dapat menghentikan kekacauan di Timur Tengah serta mencegah Perang Dunia Ketiga.

Calon Presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, bersama dengan pasangannya Tim Walz (Foto:Reuters)

"Saya harus menang, saya harus menang, atau Anda akan mengalami masalah yang belum pernah kita alami sebelumnya. Kita mungkin tidak punya negara lagi. Ini mungkin pemilu terakhir kita," katanya.

Trump dan Harris bersiap untuk menjalani debat presiden pertama mereka, yang akan dipandu David Muir dan Linsey Davis dari ABC News pada Selasa (10/9) di National Constitution Center di Philadelphia.

Baca Juga: Pesan Terakhir yang Menyeramkan, Remaja 14 Tahun AS Tembak Mati Dua Siswa dan Guru di Sekolahnya

Load More