Suara.com - Sejumlah daerah di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan sudah mengalami hujan. Hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya, apakah musim hujan 2024 sudah dimulai?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah merilis laporan iklim dasarian terbaru, yang memprediksi cuaca untuk wilayah Indonesia dalam beberapa bulan ke depan. Mengutip laman resminya, Senin (9/9/2024), awal musim hujan 2024/2025 di wilayah Jakarta dan Jawa diperkirakan terjadi pada bulan September hingga November 2024. Berikut rincian perkiraan cuaca:
September 2024:
- Sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami curah hujan yang rendah hingga menengah.
- Jakarta, Banten, DIY, dan Jawa Timur diperkirakan mengalami curah hujan kategori rendah (0-100 mm/bulan).
- Jawa Barat dan Jawa Tengah diprediksi mengalami hujan dengan kategori rendah hingga menengah.
Oktober 2024:
- Sebagian besar wilayah akan mengalami curah hujan kategori menengah hingga tinggi.
- Banten dan Jakarta diperkirakan akan mengalami curah hujan kategori menengah (100-300 mm/bulan).
- Jawa Barat dan Jawa Tengah memiliki potensi curah hujan mulai dari kategori rendah hingga tinggi.
- DIY dan Jawa Timur diperkirakan memiliki curah hujan rendah hingga menengah.
November 2024:
- Hujan mulai lebih intensif dengan curah hujan menengah hingga sangat tinggi.
- Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur akan mengalami curah hujan kategori menengah hingga tinggi (lebih dari 300 mm/bulan).
- Selama periode September hingga November, wilayah-wilayah ini diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas yang meningkat, dengan bulan November diprediksi sebagai bulan dengan curah hujan tertinggi.
Akhir Musim Kemarau 2024
Musim kemarau diperkirakan akan berakhir pada September hingga awal Oktober 2024 di sebagian besar wilayah Indonesia, dengan hujan mulai turun di berbagai daerah secara bertahap.
Masyarakat di wilayah-wilayah ini diharapkan untuk bersiap menghadapi awal musim hujan, terutama dengan potensi peningkatan curah hujan yang lebih tinggi pada akhir tahun 2024.
Tips Olahraga di Musim Hujan
Baca Juga: Proyek 'Mercusuar' Jokowi Dibayangi Banjir dan Longsor Besar
Berolahraga saat musim hujan memang penting untuk menjaga kebugaran tubuh, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap aman dan sehat:
1. Pilih Alas Kaki yang Tepat
Gunakan sepatu dengan sol anti-selip untuk menghindari risiko terpeleset di jalanan yang licin dan basah. Sepatu dengan daya cengkeram yang baik akan memberi stabilitas lebih saat bergerak.
2. Lakukan Pemanasan dan Pendinginan yang Cukup
Suhu yang lebih dingin di musim hujan membuat otot lebih rentan terhadap cedera. Pemanasan sebelum olahraga dapat membantu meningkatkan aliran darah dan merilekskan otot, sedangkan pendinginan membantu mengembalikan otot ke kondisi normal.
3. Olahraga di Dalam Ruangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara