Suara.com - Potret Burung Garuda di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur mulai bermunculan kembali di sosial media.
Potret terbarunya kini Burung Garuda di IKN itu disebut sudah berubah warna menjadi warna hijau. Terlihat mulai dari kedua sayapnya, hingga kepalanya yang menunduk itu sudah mulai berganti warna.
Meskipun terlihat belum sepenuhnya berwarna hijau, namun progress perubahan warna seperti yang dikatakan I Nyoman Nuarta itu benar-benar terjadi.
Sayangnya, perubahan warna hijau pada Burung Garuda itu tetap saja mengundang pro dan kontra dari warganet.
Ada yang salut dengan progress tersebut karena semakin mempercantik IKN. Namun, tidak sedikit juga yang menyindir halus pemerintahan, karena merasa hijaunya Burung Garuda sudah merebut hijaunya hutan di Kalimantan.
Salah satu warganet berkomentar pedas di dalam akun Instagram @jakarta.keras yang kebetulan memposting progress perubahan warna dari Burung Garuda di IKN tersebut.
“Lebih hijau pas ga ada IKN,” tulis @xynaryan_.
“kalau hijau terus ekonomi kita meroket ?,” sahut @ya***
“Emang burung garuda warna ijo?,” komentar @ikh***
Baca Juga: Menhub Klaim Perkembangan Pembangunan Bandara IKN Masih Sesuai Target
“Besi menghijau, pohon menguning.,” komentar @gh***
“Yup IKN memang menghijau harus diakui, Tapi itu para pengusaha yg membabat hutan secara ugal-ugalan mohon ditertibkan juga, bukanya malah pengusaha bekerjasama dengan penguasa untuk mengunduli hutan ,” sahut @fa***
“Yang hijau itu harusnya hutan kalimantan, bukan celepuk IKN,” tulis @em***
Sebelumnya, Perancang Istana Garuda, I Nyoman Nuarta mengatakan bahwa warna kuningan di bagian muka Istana Garuda akan mengalami perubahan.
Warna tersebut akan secara perlahan berubah menjadi hijau kebiruan karena mengalami proses alami yang disebut Patina.
“Warna kuningan di bagian depan akan berubah menjadi hijau, tergantung kondisi alam. Proses oksidasi secara perlahan akan mengubahnya menjadi biru toska,” Ujar Nyoman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka