Suara.com - Buntut keterangan soal Kaesang Pangarep yang nebeng jet pribadi ketika ke Amerika membuat Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan dituding melakukan pelanggaran kode etik.
Tudingan terhadap Pahala Nainggolan itu muncul dari Ketua IM57+ Institute M Praswad Nugraha yang menilai bahwa keterangannya soal Kaesang yang nebeng sebagai alasan rasional.
"Tindakannya dapat disalahartikan sebagai sikap resmi KPK yang kemudian jadi pembenaran perilaku penerimaan fasilitas oleh keluarga penyelenggara negara ke depan," ungkapnya Rabu (18/9/2024).
Praswad menambahkan bahwa sikap yang ditunjukkan Pahala seolah memberikan kesan membela Kaesang.
Ia menduga kesan itu begitu kuat apalagi Pahala tengah menjalani seleksi calon pimpinan KPK yang di kemudian hari turut ditentukan oleh keputusan Presiden Jokowi yang tak lain ayah dari Kaesang.
Sorotan terhadap Pahala Nainggolan nyatanya bukan kali ini saja. Diketahui ia sebelumnya pernah punya reputasi negatif ketika di KPK.
Ia tercatat pernah dilaporkan oleh Themis Social Justice Mission ke Dewan Pengawas KPK pada 2022.
Pegiat antikorupsi tersebut menuding Pahala telah menyalahgunakan jabatannya ketika menerbitkan surat tanggapan atas permohonan BUMN PT Geo Dipa Energi tahun 2017 silam.
Surat tersebut merupakan permintaan klarifikasi soal kepemilikan rekening PT Bumigas Energi di PT HSBC Hongkong.
Baca Juga: KPK: Kerugian Negara Akibat Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan Rp 223 Miliar
Klarifikasi yang dilakukan Pahala tersebut nyatanya hanya dilakukan ke PT HSBC Indonesia. Padahal seharusnya ia melakukan klarifikasi ke PT HSBC yang ada di Hongkong, mengingat pada 2005, PT Bumigas tidak berstatus sebagai nasabah HSBC Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah