Suara.com - Pasukan Hizbullah telah menembakan roket ke Israel Utara. Pernyataan tersebut disampaikan pihak militer Israel pada Sabtu (22/9/2024).
Pihak Israel memperkirakan ada 90 roket yang mengarah ke negara bintang daud tersebut. Dengan serangan tersebut, Militer Israel megemukakan terjadi ekskalasi ketegangan.
"Militan Hizbullah meluncurkan 'sekitar 90' roket pada hari Sabtu hingga pukul 17.00 sore (1400 GMT)," kata militer dalam sebuah pernyataan kepada AFP.
Sementara itu, Hizbullah membenarkan serangan yang dilakukan pihaknya ke sejumlah wilayah Israel.
Hizbullah menyebutkan bahwa pihaknya menembakkan 'salvo roket Katyusha' yang masing-masing diarahkan ke dua barak Israel.
Peluncuran roket tersebut sebagai tanggapan atas serangan Israel di desa-desa selatan Lebanon yang kokoh dan rumah-rumah warga sipil."
Sebelumnya, Kelompok militan Lebanon Hizbullah mengatakan bahwa seorang komandan senior meninggal bersama 14 pejuang lainnya dalam serangan udara yang dilancarkan Israel di bentengnya di Beirut pada Jumat (20/9/2024).
Komandan senior Hizbullah yang meninggal dalam serangan Israel tersebut, yakni Ahmed Mahmud Wahbi.
Ia merupakan memimpin operasi militer pasukan elitnya, Radwan Force, untuk mendukung Hamas pada 7 Oktober silam saat kelompok militan Palestina itu menyerang Israel.
Baca Juga: Konflik Israel Vs Hizbullah Memanas, Inggris Minta Warganya Segera Tinggalkan Lebanon
Militer Israel mengatakan bahwa serangan udara yang dilakukannya di pinggiran selatan Beirut pada Jumat menewaskan Komandan Radwan Force, Ibrahim Aqil dan beberapa komandan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan
-
KPK Tak Hadir hingga Sidang Praperadilan Gus Yaqut Ditunda, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Pramono Stop Izin Bangun Lapangan Padel di Pemukiman, yang Sudah Buka Operasional Sampai Jam 20.00
-
Sidang Praperadilan Perdana Gus Yaqut Digelar, KPK Absen dan Ajukan Penundaan Sidang
-
Aksi Koboi Curanmor Jakbar Berakhir di Cikupa, Polisi Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Tajam