Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi sejumlah perwira menengah-tinggi di jajaran Polri. Salah satunya posisi Kapolrestabes Medan yang dijabat oleh Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun.
Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2098/IX/KEP/2024. Telegram itu ditandatangi oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Dedi Prasetyo tertanggal 20 September 2024.
Melalui Surat Telegram Nomor: ST/2098/IX/KEP/2024 tanggal 20 September 2024, Kapolri mengganti Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun yang sebelumnya menjabat Kapolrestabes Medan.
Kombes Teddy dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Madya TK I Sespimti Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya akan diisi oleh Kombes Gidion Arif Setyawan yang menjabat Kapolres Metro Jakut.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi membenarkan pergantian jabatan Kapolrestabes Medan dari Kombes Teddy Marbun ke Kombes Gidion Arif Setyawan.
"Betul, Kapolrestabes (Kombes Pol Teddy Marbun) promosi Brigjen di Sespimti Lemdiklat," kata Hadi, Minggu (22/9/2024).
Profil Gidion Arif Setyawan
-Nama Lengkap: Kombes Pol Gidion Arif Setyawan
-Tanggal Lahir: 10 Juni 1975
-Pendidikan: Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996.
-Karir: Sebelum menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi, Gidion memiliki pengalaman yang luas dalam bidang reserse.
Gidion Arif pernah menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Timur.
Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) di Polda Riau dan juga menjabat sebagai Kasat Reskrim Polresta Medan.
Gidion dikenal sebagai sosok yang inovatif dan tegas dalam penanganan kasus-kasus kriminal.
Di bawah kepemimpinannya, Polda Jawa Timur berhasil mengungkap berbagai kasus besar, termasuk prostitusi online yang melibatkan publik figur dan kasus pedofilia.
Dirinya juga memelopori program ekspo barang bukti kejahatan, yang menjadi yang pertama di Indonesia.
Gidion memiliki reputasi sebagai sosok yang "garang" dalam menangani kasus-kasus kriminal, tetapi juga dikenal memiliki pendekatan yang inovatif untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Tag
Berita Terkait
-
Mabes TNI Jelaskan Mutasi Pati: Pangdam Jaya Jadi Bintang Tiga, Jabatan Kaster TNI Diaktifkan Lagi
-
Panglima TNI Rombak Besar-besaran: 12 Jenderal AD Dimutasi, Salah Satunya Jampidmil
-
Rumah Hakim PN Medan Kebakaran, Sengaja Dibakar atau Murni Kecelakaan?
-
Mutasi Besar Polri: Kapolri Lantik Kabareskrim, Kapolda Metro Jaya, dan Sederet Pejabat Strategis
-
Pernah Gantikan Sambo; 'Teman Dekat' Kapolri, Komjen Syahardiantono Jabat Kabareskrim
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok
-
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani
-
Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas
-
Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan
-
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah